Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Strategi Target ZIS 2026 Tengah Dimaksimalkan, Intip Nominalnya!

Ketua BAZNAS Kaur, M. Jalil, S.Pd.Ing memastikan target ZIS 2026 terealisasi, Senin 6 April 2026.--

BINTUHAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kaur menargetkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) 2026 sebesar Rp 2,5 miliar. Target tersebut diyakini dapat tercapai seiring dengan berbagai strategi pengumpulan dana yang saat ini terus dijalankan.

Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, di antaranya peningkatan literasi zakat kepada masyarakat, penguatan branding dan citra organisasi, digitalisasi sistem pengumpulan ZIS, serta peningkatan komunikasi pemasaran dengan para muzakki. Selain itu, aspek pengakuan dan akuntabilitas juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kaur, M. Jalil, S.Pd.Ing mengatakan, pihaknya optimistis target tersebut dapat direalisasikan karena strategi yang dijalankan sudah mulai menunjukkan hasil positif. Dia menjelaskan, BAZNAS Kaur juga terus melakukan inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan ZIS. Salah satu langkah yang tengah direncanakan adalah pemasangan barcode QR di berbagai pelaku usaha dan instansi terkait. Menurutnya, penggunaan QR code akan mempermudah masyarakat dalam berzakat secara praktis dan cepat, seiring dengan perkembangan teknologi digital.

BACA JUGA:Baznas Santuni 1.500 Anak Yatim dan Duafa Selama Ramadan

BACA JUGA:Baznas RI Luncurkan Program Servis Motor Gratis Jelang Mudik Lebaran

“Kami optimistis target ZIS tahun 2026 sebesar Rp 2,5 miliar bisa tercapai. Saat ini berbagai strategi terus kami jalankan dan kembangkan untuk memaksimalkan pengumpulan. Kini kami sedang merencanakan pemasangan barcode QR di pelaku usaha dan setiap kantor dinas. Ini untuk memudahkan masyarakat agar bisa menyalurkan ZIS dengan lebih mudah dan transparan,” jelasnya.

Selain itu, BAZNAS Kaur juga terus memperbaiki sistem pengumpulan dana agar lebih efektif dan efisien. Upaya ini dilakukan agar potensi zakat di Kabupaten Kaur dapat tergali secara maksimal.

Dengan berbagai strategi dan inovasi yang dilakukan, BAZNAS Kaur berharap partisipasi masyarakat dalam menyalurkan ZIS semakin meningkat. Hal ini dinilai penting untuk mendukung program sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kepercayaan masyarakat adalah kunci utama dalam pengelolaan ZIS. Karena itu, kami terus berupaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pengumpulan hingga penyaluran dana. Dengan begitu, masyarakat merasa aman dan yakin bahwa ZIS yang disalurkan benar-benar tepat sasaran serta memberi manfaat nyata.” tutupnya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan