Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

PT RCI Kembali Terima TBS, Harga Naik Jadi Segini

PT RCI kembali menerima TBS dari petani di Kabupaten Kaur, Rabu 25 Maret 2026.--

NASAL - PT Rukis Capital Investment (RCI) kembali menerima Tandan Buah Segar (TBS) dari petani di Kabupaten Kaur sejak Senin, 23 Maret 2026. Setelah sebelumnya tutup sementara saat libur Lebaran Idul Fitri 1447 H. 

Harga TBS yang berlaku saat ini sebesar Rp3.060 per kilogram (Kg). Meski telah dibuka selama dua hari, penjualan TBS dari petani masih tergolong rendah, yakni di bawah 100 ton per hari.

Humas PT RCI, Novrizal, mengatakan bahwa perusahaan sudah mulai menerima buah dari petani sejak dua hari terakhir. Namun, jumlah TBS yang masuk masih sedikit. Kondisi ini disebabkan kebun kelapa sawit milik petani sebagian besar belum memasuki masa panen, serta masih dalam suasana lebaran.

BACA JUGA:Jelang Lebaran, Pabrik Batasi Penerimaan TBS dan Harga Jualnya

BACA JUGA:Jelang Lebaran 2026, Pabrik Sawit PT BSL Hentikan Pengolahan TBS, Cek Jadwalnya!

Menurutnya, aktivitas masyarakat yang masih fokus pada silaturahmi juga mempengaruhi jumlah pasokan TBS ke perusahaan. Selain itu, tidak semua petani langsung kembali beraktivitas normal usai libur panjang.

“TBS yang kami terima selama dua hari buka ini sedikit, sekitar 2-3 mobil saja. Padahal saat ini sudah tidak ada lagi pembatasan penerimaan dan harga juga sudah naik menjadi Rp3.060 per Kg dari sebelumnya Rp2.975 per Kg,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sebelumnya perusahaan melakukan penutupan sementara penerimaan TBS mulai 19 Maret 2026 hingga 22 Maret 2026. Penutupan tersebut dilakukan karena libur Lebaran Idul Fitri 2026, sekaligus untuk mendukung proses perbaikan sistem operasional perusahaan.

BACA JUGA:Petani Sawit Menyala! Harga TBS di BS Tembus Rp 2.910 per Kilogram, Brondol Rp 3.380 Per Kilogram

BACA JUGA:UPDATE! Harga TBS Sawit di BS Tembus Rp 2.810 per Kg, Brondol Segar Tembus Rp 3.380 per Kg

“Kami melakukan penutupan penerimaan TBS pada 19 Maret 2026 sampai 22 Maret 2026 dan kembali dibuka pada 23 Maret 2026,” tambahnya.

Novrizal menambahkan, meskipun saat ini pasokan TBS masih rendah, pihak perusahaan tetap membuka layanan penerimaan seperti biasa. Dia optimistis dalam beberapa hari ke depan jumlah TBS yang masuk akan meningkat seiring aktivitas petani yang mulai kembali normal.

"Dengan dibukanya kembali penerimaan TBS dan tidak adanya pembatasan, petani diharapkan dapat kembali menjual hasil panen mereka secara maksimal. Hal ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kaur," tutupnya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan