Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Gas 3 Kg di Kaur, LANGKA DAN HARGA SELANGIT

Gas elpiji 3 Kg yang susah didapat dan harga selangit.--

BINTUHAN – Sejak masuk Ramadan satu minggu lalu, gas elpiji 3 Kg menghilang, khususnya di Kecamatan Kaur Selatan dan sekitar. Selain keberadaannya langka, harganya juga selangit. Tembus Rp 40.000 per tabung.

Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya Rp 22.000 per tabungnya.

Sebelum masuk bulan Ramadan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kaur sudah turun ke lapangan untuk mengecek keberadaan gas 3 Kg.

BACA JUGA:Potret Buram Pendidikan BS 2026, Ada Anak SMP Belum Lancar Membaca, Guru Takut Bertindak Tegas

BACA JUGA:Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram di Kaur Bikin Panik Warga

Diskop UKM dan Perindag pun menyatakan stok gas 3 Kg aman untuk memasuki Ramadan.

Menindaklanjuti menghilangnya gas melon di tengah masyarakat, Polres Kaur Polda Bengkulu tidak diam. Tim akan melakukan penelusuran dan melakukan upaya penertiban. Apabila diketahui ada yang menjual lebih dari HET dipastikan akan ditindak.

“Tentang adanya keluhan masyarakat terkait gas 3 Kg, baik itu harga maupun susahnya mendapatkan gas tersebut, saat ini anggota sedang melakukan pemantauan. Apabila benar informasi tersebut, maka akan dilakukan penindakan terhadap oknum yang melanggar,” tegas Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.IK, MTr. Opsla disampaikan Kasat Reskrim AKP Tamson Sembiring, SH, MH, Rabu 25 Februari 2026.

BACA JUGA:Polres Bengkulu Selatan Warning Pedagang Gas Elpiji 3 Kg, Jangan Coba Jual di Atas HET

BACA JUGA:Ramadan 1446 H, Harga Sembako di Bengkulu Selatan Stabil, Gas Elpiji 3 Kg Terkesan Aneh

Kasat Reskrim mengingatkan distributor dan pangkalan-pangkalan gas untuk tidak nakal atau bermain-main. Untuk mendapatkan keuntungan, sehingga masyarakat yang menjadi korbannya.

Terpisah Kepala Dinas Kadiskop UMM dan Perindag Kabupaten Kaur Dyki Marianto, S.Si, MAP mengatakan, dalam waktu dekat tim akan melakukan pengecekan.

Juga akan memastikan stok yang diterima Kaur, apakah ada pengurangan atau tidak. Ia juga mengimbau pangkalan agar menjual gas elpiji 3 Kg tetap sesuai HET 

Harapkan Harga Stabil

Sementara itu, sejumlah warga di Kecamatan Maje dan Nasal mengaku masih kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan