Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Laka Tunggal, IRT Meninggal Dunia Usai Antar Paket COD

IRT bernama Yarna (38), warga Desa Merpas Kecamatan Nasal dinyatakan meninggal dunia, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) tunggal di Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal, pada Selasa, 20 Januari 2026.-Sumber foto: IST/RKa-

NASAL – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Yarna (38), warga Desa Merpas Kecamatan Nasal dinyatakan meninggal dunia, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) tunggal di Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa malam sekira pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kaur. 

Kronologis kejadian, pada Selasa sekira 13.30 WIB. Korban mengantar barang pesanan sistem COD ke Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal mengendarai sepeda motor Yamaha Scoopy warna merah putih dengan nomor polisi BD 3859 WH. Setelah menyelesaikan pengantaran, korban berniat pulang ke rumah. 

BACA JUGA:Awal 2026, 2 Kasus Kecelakaan Terjadi di Bengkulu Selatan, Lokasi Ini Rawan Laka

BACA JUGA:Setahun, Ada 107 Kasus Kecelakaan di Bengkulu Selatan, Segini Korban MD, Ini Penyebab Utamanya

Namun, di tengah perjalanan korban melintasi ruas jalan yang berlubang dan tertutup genangan air sehingga tidak terlihat jelas.

Diduga kehilangan kendali, sepeda motor yang dikendarai korban terjatuh. Korban mengalami luka serius di bagian kepala, telinga mengeluarkan darah, serta dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Muara Nasal untuk mendapatkan penanganan awal.

BACA JUGA:Kriminalitas dan Laka Lantas Naik, Catatan Akhir Tahun Polres Bengkulu Selatan Mengejutkan

BACA JUGA:Toyota Innova Reborn 2026 MPV Modern, Silakan Cek Kelebihan yang Diunggulkan!

Karena kondisi korban cukup parah, pihak puskesmas kemudian merujuk korban ke RSUD Kaur guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Meski telah mendapat penanganan medis, kondisi korban tidak kunjung membaik. Rencananya, korban akan dirujuk ke rumah sakit di Bengkulu.

Namun sebelum proses rujukan dilakukan, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WIB. Kabar duka tersebut kemudian diumumkan kepada masyarakat melalui masjid setempat.

Kades Tebing Rambutan melalui Sekdes Janidi Tresno membenarkan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi di wilayahnya. Lokasi kejadian disebut berada tidak jauh dari gapura perbatasan Bengkulu–Lampung. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan