Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Ular Sanca Batik Masuk Permukiman, Dua Kambing Dimangsa

Inilah penampakan ular dan dua kambing yang dimangsa pada Minggu 18 Januari 2025. -Sumber foto: IST/RKa-

NASAL – Seekor ular sanca batik berukuran balung orang dewasa dengan panjang sekitar lima meter masuk ke area permukiman warga Desa Air Palawan Kecamatan Nasal.

Ular tersebut memangsa dua ekor kambing milik Suhandi (37), warga setempat, pada Minggu, 18 Januari 2025. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 3 juta.

Peristiwa tersebut terjadi saat kedua kambing berada di dalam kandang.

BACA JUGA:Waspada Penyakit Mematikan, Pemkab Bengkulu Selatan Intensifkan Perlindungan Hewan Ternak

BACA JUGA:Perda Ternak Revisi Disahkan, Aturan Mulai Berlaku dan Dendanya Besar, Begini Penjelasan Bupati Kaur!

Menurut informasi yang dihimpun Radar Kaur, kejadian bermula ketika korban mendengar suara kambing mengembik keras dan tidak biasa dari arah kandang.

Merasa curiga, korban kemudian mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi ternaknya.

Setibanya di kandang, dia mendapati seekor ular sanca batik besar berada di dalam kandang. Salah satu kambing terlihat sudah dililit tubuh ular dan dalam kondisi tidak bernyawa.

BACA JUGA:Maksimalkan Perda Hewan Ternak, Denda Akan Ditingkatkan, Intip Besarannya!

BACA JUGA:Meski Ada Intimidasi, Satpol PP Kaur Akan Terus Lakukan Penangkapan Ternak Liar

Sementara satu ekor kambing lainnya juga ditemukan mati akibat serangan ular tersebut. Kondisi kandang yang sempit membuat kambing tidak sempat menyelamatkan diri dari lilitan ular.

Sadarman Sekdes Air Palawan menjelaskan, ular yang memangsa dua kambing milik warga tersebut kini sudah diamankan.

Menurutnya, lokasi kandang milik Suhandi memang tidak jauh dari semak-semak dan kebun warga kepala sawit, yang diduga menjadi jalur ular masuk ke lingkungan pemukiman.

“Saya dengar kambing teriak-teriak, pas dicek sudah ada ular besar di dalam kandang. Satu kambing sudah dimakan dan dililit, satu lagi juga mati. Terpaksa ularnya kami bunuh supaya tidak membahayakan warga lain,” ujar Suhandi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan