Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

BKSDA Resort Manna-Bintuhan Bakal Operasi di TNBBS

Pengelola Data BKSDA Resort Manna-Bintuhan, Tohirman Yanto menjelaskan bakal melakukan patroli di kawasan TNBBS Bengkulu - Lampung, Kamis 11 Desember 2025-Sumber Foto: REGA/RKa-

BINTUHAN - Dalam upaya memastikan tidak adanya aktivitas ilegal logging di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu melalui BKSDA Resort Manna–Bintuhan Pos Wayhawang di Desa Selasih Kecamatan Kaur Selatan, akan melakukan kegiatan patroli di sekitar kawasan hutan tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap potensi pelanggaran yang dapat merusak ekosistem hutan lindung.

Peningkatan patroli ini juga menjadi tindak lanjut atas kejadian bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

BACA JUGA:Tentang Temuan Jejak Tapir, BKSDA Terkesan Tidak Miliki Data

BACA JUGA:BKSDA Pastikan Harimau Tidak Ada di Kawasan Maje, Tapi Banyak Laporan Warga

Deretan bencana tersebut menjadi peringatan penting bagi daerah lain, termasuk Bengkulu, untuk memperkuat langkah mitigasi, terutama di kawasan rawan.

Selain itu, temuan bibit Siklon 91S yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di wilayah Bengkulu membuat pengawasan kawasan hutan perlu ditingkatkan guna mencegah kerusakan lingkungan yang dapat memperburuk risiko bencana.

Pengelola Data BKSDA Resort Manna–Bintuhan, Tohirman Yanto menjelaskan, patroli intensif akan dilakukan untuk memetakan titik-titik rawan serta memastikan kawasan hutan tetap terjaga.

BACA JUGA:BKSDA Pastikan Temuan Jejak di Maje Adalah Beruang Madu, Pastikan Tidak Timbulkan Konflik

BACA JUGA:Patroli Harimau Sumatera, Tim BKSDA Temukan Aktivitas Beruang Madu

Menurutnya, aktivitas ilegal logging tidak hanya mengancam kelestarian hutan, tetapi juga berdampak langsung terhadap potensi banjir, longsor, dan kerusakan habitat satwa liar.

“Kami akan memperketat pemantauan di seluruh kawasan yang berpotensi terjadi aktivitas pembalakan liar. Patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan keadaan hutan tetap aman, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang dapat memperbesar risiko bencana,” ujar Tohirman.

Di menambahkan, kolaborasi dengan masyarakat sekitar sangat penting dalam menjaga kelestarian kawasan TNBBS. Warga diminta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang terjadi di sekitar hutan, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Dengan langkah pengawasan yang diperkuat, BKSDA berharap kelestarian hutan di kawasan TNBBS tetap terjaga dan risiko bencana dapat diminimalkan. Upaya ini sekaligus menjadi komitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Kaur

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan