Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Ciptakan Entrepreneurdi Desa, Begini Langkah Pemdes Ulak Pandan Terbaru

Kades Ulak Pandan Kecamatan Nasal, A. Razied bakal petakan potensi warganya ciptakan entrepreneur yang aktif dibidang digital, Senin 24 November 2025-Sumber Foto: REGA/RKa-

NASAL – Pemerintahan Desa Ulak Pandan Kecamatan Nasal kini mulai menggali potensi ciptakan entrepreneur warganya di bidang digital.

Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya minat masyarakat dalam memanfaatkan media sosial, khususnya Facebook Pro untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Pemerintah desa akan memetakan warga yang aktif di dunia digital, agar dapat diberikan pelatihan dan pembinaan khusus. Sehingga potensi ekonomi digital desa dapat berkembang lebih optimal.

BACA JUGA:Peduli Lingkungan, PT RCI Bersama Pemerintah Normalisasi Kali di Ulak Pandan

BACA JUGA:Kasus Meninggalnya Korban di Laut Ulak Pandan Masih Lidik, Pasutri Diamankan

Kepala Desa Ulak Pandan, A. Razied, mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang mulai mencoba usaha atau pekerjaan sampingan melalui platform digital.

Namun, belum semua warga memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai untuk memaksimalkan peluang tersebut. Karena itu, pendataan awal ini dianggap penting sebagai langkah strategis.

“Melalui pendataan ini, kami ingin mengetahui siapa saja warga yang aktif di bidang digital, mulai dari media sosial hingga platform jual beli online. Nantinya mereka akan diberikan pelatihan khusus agar usaha digital mereka lebih terarah dan produktif,” ujar Razied.

Program ini akan melibatkan sejumlah pihak, termasuk perangkat desa dan kader masyarakat yang memiliki pengalaman di bidang teknologi informasi.

Data yang dikumpulkan akan mencakup jenis usaha atau aktivitas digital yang dijalani, tingkat kemampuan, serta kebutuhan tambahan dalam pengembangan usaha. Dengan begitu, pelatihan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing warga.

Selain itu, pemerintah desa juga menekankan pentingnya keamanan dan etika digital.

Para peserta pelatihan akan dibekali pengetahuan mengenai keamanan transaksi online, perlindungan data pribadi, dan etika dalam berkomunikasi di dunia maya. Hal ini diharapkan dapat membentuk wirausaha digital yang profesional dan bertanggung jawab.

Razied menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan potensi digital, warga diharapkan tidak hanya memperoleh penghasilan tambahan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan