Pembangunan Kampung Nelayan 35 Persen, Satu Item Diganti, Ada Apa?
Beginilah penampakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pantai Laguna Samudera Desa Merpas Kecamatan Nasal, Rabu 12 November 2025. Sumber foto: REGA/RKa--
NASAL – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang berlokasi di kawasan Pantai Laguna Samudera Desa Merpas Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, kini telah mencapai progres sekitar 35 persen. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total biaya sekitar Rp 24 miliar ini ditargetkan rampung pada akhir Februari 2025 mendatang.
Dalam pelaksanaan proyek tersebut, terdapat sedikit perubahan pada salah satu dari 17 item pembangunan yang telah direncanakan. Salah satu item, yaitu gazebo berukuran 3 meter x 2,9 meter dengan luas 8,7 meter persegi, digantikan dengan pembangunan pagar kawasan sepanjang 400 meter dan tinggi 2 meter. Pergantian ini dilakukan setelah melalui pertimbangan teknis dan kebutuhan di lapangan.
Pjs Kepala Desa Merpas, Agung Purnama, ST menjelaskan, perubahan tersebut dilakukan karena melalui pertimbangan teknis dan kebutuhan di lapangan kurang memberikan manfaat signifikan bagi aktivitas masyarakat nelayan di kawasan Desa Merpas. Sehingga dialihkan ke pembangunan pagar kawasan. Menurutnya, pembangunan pagar kawasan dinilai lebih penting sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar area Kampung Nelayan Merah Putih.
“Sekarang proses pembangunan proyek Kampung Nelayan Merah Putih sudah mencapai 35 persen. Untuk penyelesaian ditargetkan pada Februari mendatang,” ujar Agung Purnama, Rabu, 12 November 2025.
BACA JUGA:Pembangunan Kampung Nelayan Kaur Ditargetkan Menjadi Contoh, Wabup Lakukan Pemantauan
Selain pergantian satu item tersebut, 16 item pembangunan lainnya tetap berjalan sesuai rencana awal. Beberapa di antaranya adalah Pasar Ikan berukuran 15 meter x 10 meter dengan luas 150 meter persegi, Kantor Pengawas berukuran 7,7 meter x 7,7 meter dengan luas 59,29 meter persegi, serta Wisata Kuliner dengan luas bangunan 384 meter persegi (24 meter x 16 meter).
Pembangunan lainnya meliputi Pabrik Es berukuran 9 meter x 5 meter (45 meter persegi), Kios Perbekalan berukuran 9 meter x 5 meter (45 meter persegi), Toilet Umum berukuran 7,5 meter x 3,05 meter (22,875 meter persegi), dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kampung Nelayan Merah Putih berukuran 6 meter x 3 meter (18 meter persegi).
Selain itu, turut dibangun Balai Pelatihan berukuran 5,5 meter x 3,5 meter (19,25 meter persegi), Tempat Pelelangan Ikan (TPI) berukuran 12 meter x 20 meter (240 meter persegi), serta Gedung Sarana Pasca Panen berukuran 15 meter x 10 meter (150 meter persegi) dan lainnya.
"Kalau untuk 16 item masih tetap di seperti rencana kerja diawal. Selain itu tidak ada item yang diganti. Kalau untuk Desember besar kemungkinan proyek nasional ini belum selesai, paling tidak ini Februari nanti selesai. Karena sekarang masih dalam tahap pemasangan tiang, kawat dan pondasi," ujarnya.