Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

5 Warga Sakit di Evakuasi Menggunakan Tandu, Simak di Sini Keterangan BPD!

Begini proses evaluasi menggunakan tandu Darsun (43) warga Dusun Bacang Desa Sinar Mulya Kecamatan Maje menderita penyakit batu empedu, Minggu 27 Oktober 2025, sekitar pukul 21.00 WIB-Sumber Foto: REGA/RKa-

NASAL – Dalam dua tahun terakhir, sedikitnya lima warga Desa Sinar Mulya Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, harus dievakuasi menggunakan tandu untuk mendapatkan perawatan medis. Tiga kejadian terjadi pada tahun 2024, dan dua lainnya pada tahun 2025. Kondisi ini terjadi karena akses jalan dari Dusun Bacang Desa Sinar Mulya masih aspal merah yang sulit dilalui kendaraan roda empat, terutama saat musim hujan seperti sekarang.

Wakil Ketua BPD Sinar Mulya Ahlan Budi Kusuma menjelaskan, Desa Sinar Mulya memiliki luas wilayah sekitar 50,1696 km² dengan 12 Rukun Tetangga (RT). Meskipun menjadi desa dengan wilayah terluas di Kecamatan Maje, kondisi infrastrukturnya masih jauh dari memadai. Hanya sekitar satu kilometer jalan yang telah dirabat, tepatnya di RT 1 dan RT 2. Sementara itu, wilayah Sinar Mulya Atas yang mencakup RT 3 hingga RT 12 masih berupa jalan tanah merah.

“Kelima warga yang dievakuasi selama dua tahun terakhir semuanya tinggal di Dusun Bacang atas. Mereka harus ditandu untuk dibawa ke lokasi jalan utama agar bisa dijemput kendaraan,” terang Ahlan.

BACA JUGA:MENYEDIHKAN! Buruknya Akses Jalan, Warga Tandu Jenazah Sepanjang 6 Km

BACA JUGA:Kendaraan Terjebak Lumpur, Desa Siap Bangun Jalan Dengan DD Jika Diizinkan

Dia mencontohkan kejadian terbaru yang menimpa, Darsun (43) warga Dusun Bacang, pada Minggu malam, 27 Oktober 2025, sekitar pukul 21.00 WIB. Darsun yang menderita penyakit batu empedu terpaksa ditandu dan kemudian diangkut menggunakan sepeda motor bonceng tiga (Boti) menuju hujung desa agar bisa dibawa menggunakan mobil ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur.

“Proses evakuasi dari Sinar Mulya Atas ke Dusun Sinar Mulya Bawah melibatkan sekitar 50 orang warga. Bahkan memakan waktu hingga tiga jam, karena kondisi jalan yang sangat buruk,” jelasnya.

Ahlan menambahkan, jalan yang rusak tidak hanya menyulitkan warga yang sakit untuk mendapatkan pengobatan. Tetapi juga menghambat mobilitas masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian, terutama di musim hujan.

“Kami berharap kepada anggota dewan Dapil Maje–Nasal agar dapat memperjuangkan pembangunan jalan menuju Desa Sinar Mulya. Jika akses jalan ini diperbaiki, warga tidak lagi kesulitan, terutama dalam situasi darurat seperti warga yang harus dirawat,” tutupnya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan