Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Dinihari, Rumah Warga Merpas Kebakaran, Penyebab Masih Misteri

Beginilah kondisi rumah dan boOt kontainer jualan rusak setelah angin puting beliung di Desa Linau Kecamatan Maje, Minggu 28 September 2025. Sumber foto: REGA/RKa--

NASAL – Malang nasib Edi (45), warga Desa Merpas Kecamatan Nasal, rumah miliknya ludes terbakar pada Minggu 28 September 2025 sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Bangunan yang sebagian besar berdinding dan berlantai kayu itu tidak mampu bertahan saat api menjalar cepat, hingga seluruh isi rumah hangus tanpa tersisa. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 50 juta hingga Rp 70 juta.

Kebakaran ini diketahui bermula ketika Edi pemilik rumah terbangun setelah mendengar suara berisik dari bagian belakang rumah.

Saat dia menuju sumber suara dan membuka pintu, api besar sudah terlihat menjalar cepat ke bagian dalam rumah. Dalam kondisi panik, Edi berteriak meminta pertolongan.

Di waktu yang hampir bersamaan, tetangganya, Suhaipi (48), ikut menyaksikan kobaran api dari kejauhan dan langsung mendatangi lokasi.

Warga sekitar berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena material rumah sebagian besar dari kayu, api semakin cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Meski rumah dan seluruh isinya hangus, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Sebagai informasi, rumah yang terbakar tersebut sudah dalam kondisi kosong hampir satu bulan terakhir. Edi hanya menggunakannya sebagai gudang penyimpanan, sehingga saat kejadian tidak ada aktivitas penghuni di dalamnya. Hal ini turut membuat warga agak terlambat mengetahui kobaran api sejak awal muncul.

Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.IK melalui Kapolsek Muara Nasal Iptu Kosseri membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Dia menjelaskan, penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mendalami sumber api yang melalap habis bangunan. 

“Penyebab kebakaran masih dilakukan pemeriksaan, sejauh ini belum bisa dipastikan,” terangnya.

Kosseri juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Dia menekankan pentingnya memperhatikan instalasi listrik, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta menjaga lingkungan sekitar dari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. 

“Kami minta warga lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua, terutama yang masih menempati rumah berbahan kayu, agar lebih memperhatikan faktor keamanan. Antisipasi sejak dini diyakini mampu mencegah terulangnya musibah serupa di kemudian hari,” tambahnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan