Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Dua Bangunan Dihantam Puting Beling, Satu Rumah Polisi, Kerugian Ditafsirkan Segini!

Beginilah kondisi rumah dan boOt kontainer jualan rusak setelah angin puting beliung di Desa Linau Kecamatan Maje, Minggu 28 September 2025. Sumber foto: REGA/RKa--

MAJE -  Dikabarkan ada dua unit bangunan yang dihantam angin puting beliung pada Minggu 28 September 2025 sekitar pukul 14.20 WIB.

Satu unit boot kontainer (tempat jualan es) milik Winda (30) warga Muara Jaya Kecamatan Maje dan rumah Nur Wijayawan (47) anggota Polsek Maje warga Desa Linau Kecamatan Maje.

Akibat peristiwa itu kerugian ditaksir mencapai Rp 50 jutaan.

Kronologis kejadian, sekira pukul 14.18 WIB angin puting beliung datang dari laut dengan ukuran kecil.

Kemudian menghantam boot kontainer jualan milik Winda, hingga tempat jualan tersebut terbang terbawa angin dan bangunan tersebut nabrak rumah milik 

Nur Wijayawan, hingga menyebabkan kerusakan pada bagian atap teras dan ruang tamu. Beruntungnya dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Untuk kerugian materil dalam peristiwa ini masih perkiraan sementara Rp 50 jutaan.

Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.IK melalui Kapolsek Maje Ipda Alpino disampaikan Kanit Binmas Iptu Wahyu Handoko, material bangunan sudah dievakuasi, bot jualan menghantam rumah Nur Wijayawan dan serpihan materialnya sudah diangkut dan dibersihkan. Dikatakan Handoko, untuk ukuran angin puting beliung sekitar sebesar mobil Inova. 

"Allhamdulilah dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil. Kedua korban ini ditafsirkan masing-masing menelan kerugian Rp 25 juta," ungkapnya.

Wahyu mengaku cukup prihatin atas peristiwa ini, dia mengingatkan masyarakat terutama yang berprofesi sebagai nelayan, untuk selalu berhati-hati.

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini berpotensi menimbulkan musibah secara tiba-tiba. Dengan adanya kejadian ini, pihaknya berharap masyarakat lebih antisipasi dan selalu mengecek kondisi angin untuk bepergian.

"Tentunya kami sangat prihatin atas bencana alam yang menghantam warga Linau ini. Kami berharap kedepan kejadian seperti ini tidak ada lagi dan ini yang terakhir kalinya.

Kepada masyarakat yang ingin bepergian kelaut dengan kondisi cuaca seperti ini, kami ingatkan agar selalu mengecek prakiraan cuaca sebelum berangkat dan selalu membawa peralatan lengkap," terangnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google