MANTAP! Perpustakaan Daerah Kaur Komitmen Dukung Program Perpusnas
Anak-anak sedang membaca buku di Perpustakaan Daerah Kaur dalam rangka dukung program Perpusnas. Sumber foto: koranradarkaur.id--
BINTUHAN – Perpustakaan Daerah Kabupaten Kaur menegaskan keseriusannya dalam mendukung kebijakan dan program Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).
Dukungan ini diwujudkan melalui beragam kegiatan literasi, inovasi layanan, serta penguatan fungsi perpustakaan sebagai ruang inklusi sosial bagi masyarakat.
Kepala Perpustakaan Daerah Kaur, Repuan, S.Sos mengatakan, pihaknya terus berupaya mengikuti arah kebijakan Perpusnas, khususnya dalam pengembangan layanan berbasis inklusi sosial. Menurutnya, program nasional tersebut bertujuan menjadikan perpustakaan bukan hanya sebagai tempat penyimpanan atau peminjaman buku, melainkan pusat kegiatan masyarakat yang memberi dampak nyata terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, hingga kesejahteraan ekonomi.
“Perpusnas telah mengarahkan agar seluruh perpustakaan daerah melakukan inovasi layanan. Artinya, keberadaan perpustakaan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, maupun komunitas lain,” jelas Repuan.
Adapun beberapa program prioritas Perpusnas yang menjadi acuan, antara lain Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Penguatan Literasi untuk Kesejahteraan serta Pengarusutamaan Naskah Nusantara.
Ketiga program ini menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Sejalan dengan program tersebut, Perpustakaan Daerah Kaur telah melaksanakan sejumlah kegiatan nyata. Misalnya, penyediaan pojok baca ramah anak dan ruang belajar bersama yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat.
Kehadiran fasilitas ini ditujukan agar minat baca tumbuh sejak dini serta mendukung kebiasaan belajar di lingkungan yang kondusif.
Selain itu, perpustakaan juga menyelenggarakan pelatihan literasi digital serta pendampingan untuk pelaku UMKM lokal.
Melalui bacaan kewirausahaan, workshop pemasaran, hingga pelatihan penggunaan teknologi sederhana, masyarakat diajak memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber inspirasi dan pengetahuan praktis.
Tidak hanya itu, Perpustakaan Daerah Kaur berkomitmen melestarikan naskah dan sejarah lokal sebagai bagian dari upaya mendukung pengarusutamaan naskah Nusantara.
Dokumentasi dan pelestarian ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tidak tercerabut dari akar budaya daerah.
“Perpustakaan tidak boleh dipandang sekadar tempat membaca. Di sinilah masyarakat bisa memperoleh ilmu baru, inspirasi, dan bekal keterampilan. Dengan begitu, visi besar Perpusnas dapat tercapai hingga ke tingkat daerah,” tutup Repuan.