Pangeran Tebing Punya Ilmu Kebal, Pejuang Indonesia Melawan Penjajah
Pangeran Tebing merupakan pejuang yang ikut melawan tentara Belanda. Sumber foto: Koranradarkaur.id--
KORANRADARKAUR.ID – Pangeran Tebing merupakan seorang pejuang yang punya ilmu kebal tahan senjata.
Dirinya ikut membela tanah air Indonesia dari tangan Belanda. Hingga kini cerita legenda di Sumatera Timur ini masih sering terdengar di telinga masyarakat di lintas Kota tebing Tinggi.
Pangeran Tebing Tinggi mepunyai ilmu kebal yang kono memiliki khodam yang luar biasa sehingga tak mempan dengan senjata dan peluru senapan juga tak bisa menyebol kulitnya.
Kisah pangeran pejuang melawan Belanda pada abad ke-19.
Ketika itu, Tebing Tinggi masih berupa perkampungan di tepi sungai Padang, Sumatera Barat.
Wilayah tersebut sempat terjadi ketegangan ketika masuknya perkebunan tembakau deli dan pengaruh kolonial Belanda.
Dengan demikian, rakyat desa harus menghadapi kerja paksa, pajak dan pungutannya mencekik dalam situasi inilah muncul sosok si pangeran tebing.
Pangeran Tebing yang kabarnya memiliki tubuh tegap, mengenakan ikat kepala hitam dan membawa sebilah golok yang selalu diselipkan di pinggangnya.
Keberaniannya dalam membela wilayah tersebut patut diacungi jempol. Karena dirinya sangat pemberani dan bisa menghadang langkah musuh yang ingin merebut wilayah.
Dikabarkan sang Pangeran Tebing merupakan salah seorang pejuang yang perbah berguru kepada seorang guru tua di pedalaman Simalungun. Dirinya belajar silat harimau dan ilmu kebal.
Konon dalam mengambil ilmu, dirinya 40 hari di tepian arus deras sungai dan hanya berteman suara malam dan cahaya bulan dalam melakukan ritual. Namun ilmunya tak bisa memakan daging.
Ceritanya ketika mulai meledak ketika patroli, Belanda memaksa penduduk menyerahkan hasil bumi tanpa ganti.
Saat itu, terjadi perlawanan dan dengan bantuan pejuang pangeran tebing, Belanda kewalahan melawannya karena dirinya kebal dan tahan semua senjata.
Dirinya memimpin laskar rakyat, serangan dilakukan dengan kilat hanya bermodal golok dan bambu runcing dan keberanian.