Meskipun Tak Pernah Diwujudkan, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Gencar Usulkan Bantuan Alsintan
Distan gencar usulkan bantuan Alsintan. Sumber foto : koranradarkaur.id--
BENGKULU SELATAN (BS) - Meskipun tak pernah diwujudkan, Pemkab BS melalui Dinas Pertanian (Distan) gencar usulkan bantuan Alsintan alias Alat dan Mesin Pertanian.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. Usulan tersebut disampaikan langsung ke pemerintah daerah hingga pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian BS Rita Ekawati mengakui, pihaknya terus berupaya memenuhi kebutuhan alat pertanian bagi masyarakat yang ada di Kabupaten BS.
Hal tersebut tidak lain bertujuan guna meningkatkan produktivitas petani, terutama pada masa pasca panen.
Kabid menjelaskan, setiap tahun Dinas Pertanian BS secara rutin mengajukan proposal pengadaan alat panen. Namun, selama ini proposal-proposal tersebut belum terealisasi. Beberapa proposal yang diajukan diantaranya, pengadaan alat panen seperti combine harvester dan treaser untuk padi dan jagung setiap tahun.
BACA JUGA:Percepat Pembangunan Daerah, Ini Langkah Pemkab BS, Sekda : Kita Tak Bisa Berjalan Sendiri
"Ya benar, setiap tahun kami mengajukan permintaan alat, tetapi hingga saat ini belum ada realisasinya. Kami di sektor tanaman pangan sangat membutuhkan alat ini, terutama pada musim panen. Seperti combine harvester dan treaser padi maupun jagung," ungkapnya.
Rita menjelaskan, pada tahun 2024 lalu pun belum ada realisasi pengadaan alat melalui anggaran dinas. Namun, ada beberapa bantuan yang masuk melalui pokok-pokok pikiran (pokir) dari anggota dewan yang sedikit banyak membantu kebutuhan petani di lapangan.
"Kemarin memang belum ada pengadaan dari anggaran kita, tapi alhamdulillah ada pokir dari anggota dewan, itu sangat membantu walau jumlahnya terbatas," sampainya.
Kabid berharap, ke depannya pemerintah daerah dan pusat dapat lebih memperhatikan kebutuhan peralatan pascapanen.
Mengingat, alat dan mesin pertanian ini sangat krusial bagi petani untuk mencapai hasil pertanian yang optimal. Selain itu, juga sangat berguna mengurangi risiko kerugian akibat keterlambatan panen dan pengolahan.
"Kami sangat berharap agar usulan yang kami sampaikan bisa direalisasikan. Baik dari pemerintah daerah ataupun dari pemerintah pusat," harapnya.