UPDATE! Harga TBS Sawit di BS Tembus Rp 2.810 per Kg, Brondol Segar Tembus Rp 3.380 per Kg
Harga TBS sawit di BS terus mengalami peningkatan secara signifikan. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
BENGKULU SELATAN (BS) - Update terbaru harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Kabupaten BS dipastikan akan membuat petani tersenyum.
Sebab, mkini harga TBS sawit di BS terus mengalami peningkatan secara signifikan. Terbaru, harga TBS sawit di wilayah Bumi Sekundang Setungguan ini sudah hampir diangka Rp 3 ribu per kilogram (Kg).
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh wartawan Radar Kaur (RKa) di lapangan, sejak beberapa hari terkahir harga TBS sawit terus mengalami kenaikan.
Per, Selasa 22 Juli 2025 harga TBS sawit sudah tembus diangka Rp 2.810 per kg. Bahkan, harga untuk brondol segar sudah diangka Rp 3.380 per kilogramnya.
Humas PT Bengkulu Selatan Lestari (BSL) di Kedurang Ilir Kabupaten BS Idius Syafari saat dikonfirmasi RKa membenarkan, jika harga TBS sawit di tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS) terus meningkat. Kenaikan ini tentu menjadi kabar gembira bagi para petani sawit yang ada di BS. Apalagi, saat ini angkanya sudah hampir tembus Rp 3 ribu per kilogramnya.
BACA JUGA:Harga TBS di 2 PKS di Bengkulu Selatan Bedah Jauh, PT SBS Rp 2.520 per Kg, dan di BSL Rp 2.700/Kg
"Ya benar, mulai hari Selasa 21 Juli 2025 harga TBS sawit BSL1 Rp 2.810 per kilogram. Sedangkan, untuk harga brondol segar BSL1 sudah tembus di angka Rp 3.380 per kilogram," ujar Idius.
Idius menambahkan, kenaikan harga ini terus terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan, kenaikan harga ini jika dibandingkan dengan pekan lalu cukup signifikan.
Lantaran, pada minggu lalu tepatnya 15 Juli 2025 lalu, harga TBS sawit hanya diangka Rp 2.760 per kg. Serta, harga brondol segar saat ini masih diangka Rp 3.180 per kg.
Menurut Idius, kenaikan harga TBS sawit di tingkat PKS ini seiring dengan kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) dunia.
Lantaran belakang ini harga CPO di kelas dunia terus beranjak naik, sehingga berdampak baik dengan harga TBS yang juga ikut naik. Begitupun sebaliknya, jika harga CPO turun maka otomatis harga TBS juga akan ikut turun.
"Belakangan ini memang harga CPO dunia terus mengalami kenaikan. Makanya, harga TBS juga ikut naik. Pada intinya, tetap bergantung dengan harga CPO dunia," jelas Idius.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Anjlok, Harga Barunya Bikin Petani Melongo, Berikut Faktor Pemicunya
Idius mengimbau, agar masyarakat terutama para petani sawit yang ada di wilayah Kabupaten BS untuk terus menjaga kualitas TBS sawit mereka.