BPS Kaur Sukses Gelar Pelatihan Pendataan Survei E-Commerce secara Daring
pelatihan pendataan Survei E-Commerce secara daring, Kamis 10 Juli 2025-Sumber Foto: REGA/RKa-
BINTUHAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur telah selesai melaksanakan pelatihan pendataan Survei E-Commerce secara daring, Kamis 10 Juli 2025. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari persiapan pengumpulan data yang akurat dan relevan terkait perkembangan perdagangan elektronik di daerah. Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan ekonomi digital di Kabupaten Kaur.
Kepala BPS Kaur, Dr. Antoni Pestaria, SE, M.Si menjelaskan, pelatihan ini sangat krusial mengingat pesatnya pertumbuhan sektor e-commerce yang kini menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian modern. Data survei yang diperoleh nantinya akan menjadi landasan bagi pemerintah daerah maupun pusat dalam mengambil kebijakan yang tepat untuk memajukan ekonomi digital secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini kami selenggarakan agar para petugas pendataan menguasai metode dan teknik survei yang efektif dan akurat. Data yang valid dan terpercaya adalah kunci utama agar hasil survei bisa dipakai sebagai bahan analisis dan pengambilan keputusan,” ujarnya.
BACA JUGA:BPS Kaur Laksanakan Pembinaan Desa Cantik Tahap Collect di Desa Linau
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Gelar Uji Kompetensi ASN dan Swasta di Dinas BPSDM,
Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai materi teknis mulai dari cara mengisi kuesioner secara tepat, penggunaan aplikasi pendataan digital, hingga etika dalam melakukan wawancara dengan responden. Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman tentang tren dan dinamika e-commerce yang terus berkembang, serta pentingnya data statistik yang valid untuk menggambarkan kondisi riil di lapangan.
Antoni menambahkan, e-commerce kini menjadi sektor dengan pertumbuhan tercepat yang memberi dampak signifikan bagi perekonomian lokal maupun nasional. Karena itu, data yang lengkap dan terperinci sangat dibutuhkan untuk memantau perkembangan serta membantu pelaku usaha dan pemerintah dalam menentukan langkah strategis yang efektif.
“Kami berharap, setelah pelatihan ini kualitas pendataan meningkat sehingga hasil survei bisa memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi pasar e-commerce di Kabupaten Kaur. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
BACA JUGA:BPS Kaur Gandeng Desa Linau, Upaya Penguatan Statistik Daerah
BACA JUGA:BPS Bengkulu: Nilai Tukar Petani Bengkulu Turun 0,16 Persen per Juni 2025
Pelatihan ini diikuti petugas pendataan yang nantinya akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei kepada pelaku usaha yang menjalankan transaksi secara online, mulai dari pedagang kecil hingga usaha menengah dan besar. Para petugas ini akan memanfaatkan teknologi digital untuk mengoptimalkan proses pengumpulan data.
Pelatihan daring ini juga mencerminkan adaptasi BPS Kaur terhadap kemajuan teknologi sekaligus situasi pandemi yang masih berlangsung, guna memastikan proses pendataan tetap berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas data yang dikumpulkan.
"Dengan upaya ini, BPS Kaur berharap dapat menyajikan data e-commerce yang valid, akurat, dan terkini, sekaligus memberikan kontribusi penting dalam pembangunan ekonomi digital yang berkelanjutan di Kabupaten Kaur," terangnya.*