Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Hindarkan Remaja Lakukan Pernikahan Dini,Pemkab Bengkulu Selatan Lakukan Prihal Penting Ini

Pemkab Bengkulu Selatan terus mencari langkah hindarkan remaja lakukan pernikahan dini-Sumber foto : ROHIDI/RKa-

KORANRADARKAUR.ID - Pemkab Bengkulu Selatan terus mencari langkah hindarkan remaja lakukan pernikahan dini.

Seperti yang dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-P3A), dalam hal ini tim penyuluh program Keluarga Berencana (KB) di setiap kecamatan.

Mereka terus melakukan sosialisasi mencegah remaja melakukan pernikahan dini.

BACA JUGA:Awal Februari 2025, Sudah 11 Perkara Dispensasi Pernikahan Dini di Kaur

BACA JUGA:Salah Satunya Pernikahan Dini, Berikut 4 Penyebab Stunting

Langkah tersebut diambil juga sebagai salah satu langkah menurunkan kasus stunting. Upaya ini termasuk kategori pencegahan kasus stunting dari hulu. Mengingat, kasus stunting di Kabupaten Bengkulu Selatan masih saja terjadi setiap tahunnya.

Adapun, beberapa langkah yang dilakukan selain penyuluhan langsung kepada para remaja yang menjadi sasaran. DPPKB-P3A juga tutin melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Urusan Agama (KUA) di masing-masing wilayah kecamatan.

Kadis PPKB-P3A Bengkulu Selatan Ferry Kusnadi, SE mengatakan, remaja menjadi sasaran penyuluhan karena mereka akan menjadi calon orang tua.

Sehingga, diharapkan dapat menjalankan perilaku hidup sehat. Teermasuk, salah satunya agar selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Selain itu, remaja dapat memperluas wawasannya dengan mendalami isu stunting. Remaja juga menyuarakan permasalahan serta dampak stunting kepada masyarakat secara luas.

Remaja sebagai agen perubahan di masyarakat juga dapat memberikan sumbang saran dalam mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting.

Pentingnya informasi yang benar mengenai peran remaja dalam pencegahan stunting ini perlu disebarluaskan. Sehingga, para remaja dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting.

Makanya, aosialisasi melibatkan para remaja dan pelajar ini akan terus dilakukan dibeberapa sekolah di Bengkulu Selatan.

Selain itu, pertemuan lintas sektor di masyarakat juga akan terus gencar dilakukan. Selain memberikan pemahaman terkait upaya pencegahan stunting.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan