Tiga Striker Langganan Timnas Indonesia Melempam di Klub, Patrick Kluivert Akan Lakukan Ini
Pemain Timnas Indonesia Ramadhan Sananta yang mengalami penurunan performa saat bela klubnya-Sumber Foto: koranradarkaur.id-
koranradarkaur.id - Kompetisi Liga 1 Indonesia saat ini sudah berakhir keluar sebagai juara Persib Bandung. Selain kompetisi liga 1 sudah berakhir juga kompetisi di liga Eropa juga sudah berkhir.
Dari kompetisi liga 1 ada tiga nama yang langganan dipanggil Timnas Indonesia, tetapi tiga nama tersebut saat membela klubnya justru melempan. Dengan begitu melihat performa saat membela klub apakah pelatih Timnas Indonesia tetap akan memangil mereka saat akan menghadapi Cina atau sebaliknya.
Dikutip dari artikel bolasport.com, tiga nama striker yang berkompetisi di klub lokal yaitu, Ramadhan Sananta, Hokky Caraka dan Septian Bagaskara. Tiga pemain ini mengalami penurunan performa sejak dipanggil Patrick Kluivert membela Timnas Indonesia.
Dengan kondisi yang ada maka pelatih Timnas Indonesia harus benar-benar berpikir keras. Memang selain straiker lokal Timnas Indonesia diperkuat pemain naturalisasi.
BACA JUGA:Mees Hilgers Pemain Timnas Indonesia Ingin Rasakan Bermain di SUGBK
BACA JUGA:Jelang Hadapi Cina dan Jepang, 4 Pemain Timnas Indonesia Dicoret Pelatih Patrick Kluivert
Tiga pemain berposisi penyerang yang di panggilan timnas Indonesia seharusnya memotivasi pemain untuk tampil lebih baik bersama klub. Timnas Indonesia terakhir kali berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret lalu dan Bulan Juni 2025 akan kembali berlaga.
Pada jendela internasional tersebut, Kluivert memanggil enam striker, tiga di antaranya berkarier di Liga 1. Sayangnya sejak disentuh Kluivert, tiga penyerang lokal itu melempam kala kembali ke klub.
Septian Bagaskara yang bermain untuk Dewa United. Septian mencuri perhatian Kluivert berkat koleksi tujuh gol pada musim ini, terbanyak oleh striker lokal.
Ia melakukannya dengan status supersub, mengingat Dewa memiliki striker utama berstatus top scorer sementara Liga 1, Alex Martins.
Dalam empat laga setelah dipanggil timnas Septian tak memenangi caps ia gagal nyekor. Kegagalan Septian mencetak gol sedikit banyak disebabkan performa buruk Dewa yang hanya mencetak tiga gol dan menang satu kali.
Nama selanjutnya yaitu Ramadhan Sananta di Persis Solo. Dalam dua laga kontra Australia dan Bahrain, Kluivert mempercayai Sananta untuk menjadi pemain pengganti.
Sayangnya tambahan dua caps tidak membuat performa Sananta meledak di klub. Sejak jeda internasional, ia hanya menjadi starter satu kali, sisa tiga laga ia jalani sebagai pengganti.
Pada laga terakhir saat Persis kalah 0-1 dari Arema FC, Sananta membuang peluang emas saat berhadapan gawang menganga tujuh meter, tetapi sepakannya tepat ke arah kiper.