Peringatan Hari Buruh di Bengkulu Dorong Pengaktifan LKS Tripartit
Pj Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Kamis 01 April 2025-Sumber foto : ROHIDI/RKa-
BENGKULU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2025 hari ini tak hanya digunakan sebagai momen untuk menyuarakan aspirasi kaum buruh se-Indonesia. Peringatan Hari Buruh dimeriahkan pula dengan sejumlah kegiatan dan pembagian hadiah.
Provinsi Bengkulu menyiapkan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu sebagai pusat May Day pada 1 Mei 2025 yang digelar pada Kamis 01 Mei 2025.
Peringatan Hari Buruh ini juga mendapat dukungan dari serikat pekerja. Sekretaris DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Bengkulu, Panca Darmawan, menegaskan pentingnya pengaktifan kembali Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit sebagai langkah strategis dalam menangani berbagai persoalan ketenagakerjaan di Provinsi Bengkulu.
Menurut Panca, LKS Tripartit sejatinya telah memiliki Surat Keputusan (SK) sejak sembilan tahun lalu. Namun, lembaga tersebut tidak pernah berjalan efektif karena alasan klasik yakni keterbatasan anggaran.
BACA JUGA:Peringatan Hari Buruh di Bengkulu, Soroti Tenaga Kerja Asing dan Dorong Perlindungan Pekerja Lokal
BACA JUGA:Strategi PKI Dalam Mengepakan Sayapnya, Bentuk Organisasi Buruh Hingga Mahasiswa
“Sudah sembilan tahun SK-nya ada, tetapi tidak berjalan karena alasan dananya tidak tersedia. Padahal, LKS Tripartit ini sangat penting dan strategis untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ketenagakerjaan di Bengkulu,” ujar Panca.
LKS Tripartit merupakan forum dialog antara tiga unsur, yaitu pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Keberadaan lembaga ini dinilai mampu menjembatani kepentingan antar pihak dan mencegah konflik yang berkepanjangan di sektor ketenagakerjaan.
“Meski LKS Tripartit belum berjalan, kami sebagai organisasi buruh akan tetap menjaga kondusifitas buruh di Provinsi Bengkulu. Namun kami berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk menghidupkan kembali forum ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh tahun ini diisi dengan program “Bantu Rakyat”, sebuah inisiatif kolaboratif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pekerja.
"Disnaker Bengkulu berkolaborasi bersama memberikan pelayanan untuk 'Bantu Rakyat'. Program ini bukan semata hanya program, namun aksi nyata untuk masyarakat," ungkap Herwan.
Selain itu, Herwan juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap para buruh agar dapat menikmati hak-haknya secara adil dan merata.
"Kita ingin para buruh mendapatkan perhatian khusus dan memperoleh hak-haknya. Disnakertrans diminta terus berkolaborasi, memperhatikan para buruh. Salah satunya dengan memberikan akses pelayanan seperti jaminan kesehatan, ketenagakerjaan, dan pendidikan," tambahnya.
Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Syarifudin, menyampaikan bahwa kantor Disnaker sebagai "Rumah Buruh" menjadi pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan seperti jalan sehat, pengobatan gratis, donor darah, sunat massal, pembagian beasiswa, dan bantuan sosial.