Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Program Satu Bulan Satu Sembako, BPS Kaur Ringankan Beban Ekonomi Warga Ekonomi Lemah

Kepala BPS Kaur, Dr. Antoni Pestaria, SE, M.Si bersama jajarannya foto bersama usai menyerah sembako program" Satu Bulan Satu Sembako" di Desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan, Kamis 24 April 2025. -Sumber Foto: koranradarkaur.id-

BINTUHAN – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meringankan beban ekonomi warga, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur meluncurkan program sosial bertajuk "Satu Bulan Satu Sembako".

Program ini secara khusus ditujukan kepada masyarakat dari kalangan ekonomi lemah yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kaur.

Program tersebut merupakan inisiatif nyata BPS Kaur dalam memadukan data statistik dengan aksi sosial di lapangan.

Melalui program ini, setiap bulannya masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, dan bahan pangan lainnya yang disesuaikan dengan kondisi lokal.

Kepala BPS Kaur, Dr. Antoni Pestaria, SE, M.Si, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kepedulian terhadap data kemiskinan dan ketahanan pangan yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah.

BACA JUGA:Triak Berbagi Sembako untuk Warga Kurang Mampu

BACA JUGA:Festival Ramadan BAZNAS Kaur Beri Bantuan Paket Sembako Senilai Rp 150 Ribu

Menurutnya, lembaga statistik tidak hanya berfungsi sebagai penyedia data, tetapi juga memiliki peran moral dalam mendorong aksi nyata berbasis kebutuhan masyarakat.

“Untuk bulan ini pendistribusian bantuan sembako kami lakukan di Desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan. Bantuan kami berikan langsung kepada penerima, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Program ‘Satu Bulan Satu Sembako’ adalah bentuk kontribusi kami terhadap penguatan sosial ekonomi masyarakat.

Kami mengandalkan data valid untuk memastikan bantuan tepat sasaran, benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Antoni.

Dia menambahkan, program ini sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Hingga saat ini, puluhan warga yang tersebar di beberapa desa di Kabupaten Kaur menerima bantuan rutin berupa sembako tersebut.

Dengan adanya program ini, BPS Kaur berharap dapat membangkitkan kesadaran kolektif lembaga-lembaga lain untuk turut serta menjadikan data sebagai dasar aksi, dan bukan sekadar laporan angka semata.

"Kami berharap, program ini bisa menjadi contoh oleh lembaga dan pemerintahan yang ada di Kabupaten Kaur. Sebagai bentuk dan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu. Bantuan ini juga sebagai bukti nyata bahwa, BPS Kaur berperan aktif dalam memperhatikan masyarakat ekonomi bawah," terangnya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan