Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Suku Lembak Pemimpin Bijaksana dan Adil, Begini Dampaknya

Pemimpin adat Suku Lembak bersama warga dalam upacara tradisional mandi kasai di Lubuklinggau, Sumatera Selatan-sumber foto: Koranradarkaur.id-

KORANRADARKAUR.ID – Suku Lembak atau orang Linggau merupakan subsuku melayu mendiami sebagian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Provinsi Bengkulu. Suku ini memiliki pemimpin yang bijaksana dan adil.

Sehingga di wilayah Sumsel dan Bengkulu selalu aman dan damai tak ada pertikaian. Lantaran memiliki pemimpin bijaksana dan adil. Wilayah Suku Lembak Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang. 

Suku Lembak dengan budaya masyarakat adat di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas, Sumsel selalu menjaga kebersamaan dan terkenal wilayah ini sangatlah tentram.

Bahkan jarang ditemukan keributan dengan pemimpin adil dan bijaksana dan selalu memberikan arahan yang baik pada masyarakatnya, tercipta ketenangan yang luar biasa.

Suku Lembak ini memiliki benda-benda pusaka yang terkenal seperti Kujur Semambu, Keris Penjege Dosun, Pedang Pucuk Rumbai dan Tongkat Pangeran Kota Donok. 

Suku yang memeiliki adat istiadat ditemukan secara umum dengan kriteria seorang pemimpin yang bijaksana dan adil membuat masyarakat hidup nyaman dan aman.

BACA JUGA:7 Suku di Indonesia Modern yang Harus Anda Ketahui, Cek Nama-namanya

BACA JUGA:Tentang Pernikahan, Ada Tradisi Suku Sasak Unik, Simak Penjelasannya di Sini

Dikutip dari laman suaralinggau.com, Suku Lembak dengan pemimpin bijaksana dan adil membuat Suku yang satu ini selal menjaga sipat kebersamaan dan gotong royong (Goro) sangat kuat.

Selain itu, tradisi menjelang pernikahan yang dilakukan masyarakat Lubuklinggau mandi kasai dan mempunyai musik tanjidor dan upacara seni mandi kasai yang diwariskan seni dan budaya di kota Lubuklinggau oleh nenek moyang.

Bahasa Suku Lembak mempunyai Bahasa Sindang digunakan oleh masyarakat Provinsi Sumsel (Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kecamatan Saling) dan sedangkan Provinsi Bengkulu (Kabupaten Rejang Lebong dan beberapa daerah di Kota Bengkulu).

Kota Lubuklinggau memiliki luas 419,80 km² dan dulunya Kota ini bagian dari Kabupaten Musi Rawas yang dimekarkan pada tahun 2001 yang lalu, memiliki kota yang indah dan tempat wisata yang indah sehingga banyak wisatawan berkunjung.

Selain itu, di Kota Lubuklinggau terdapat beberapa Suku yaitu, ada Suku Melayu, Lembak, Jawa, Padang, Musi, Medan dan banyak lagi. 

Karakteristik paling menonjol pada Suku Lubuklinggau ada pada dialek bahasanya yang begitu khas dan masyarakat kebanyakan beragama Islam serta menjunjung tinggi adab dan sopan santun. *

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan