Tradisi Lebaran Idul Fitri di Indonesia, Ada Pukul Sapu Lidih Hingga Tari Topeng

Tradisi lebaran Idul Fitri di Indonesia masih dilestarikan.-Sumber foto : koranradarkaur.id-

Tradisi merupakan warisan budaya leluhur masyarakat adat Maluku hingga terus dilakukan sejak abad ke-17. 

Tradisi adat Maluku yang dilakukan dengan saling pukul menggunakan sapu lidi dan biasanya diadakan setiap tanggal 7 Syawal atau hari ketujuh bulan Syawal.

Pukul sapu lidih ini oleh dua regu yang masing-masing terdiri dari 10 orang serta tiap regu akan dibedakan dengan penggunaan warna celana hitam dan juga merah. 

Sebelumnya akan menjalani ritual dan iringan doa dari para tetua adat dan tradisi ini selalu menarik perhatian masyarakat Maluku.

BACA JUGA:Kota Kembang Idul Fitri dengan Tradisi Sungkeman, Tanda Penghormatan dan Permohonan Maaf

BACA JUGA:Tradisi Lebaran Masak Kripik Pisang Kepok

  • Tradisi Tari Topeng Muaro Jambi

Salah satu tradisi lebaran di Indonesia sangat unik datang dari Jambi dan tradisi ini biasanya dilakukan tepat pada hari pertama Lebaran atau Idul Fitri.

Pesertanya ada anak-anak muda yang terlibat untuk melakukan tarian adat tersebut dan namun bukan sekadar tarian biasa melainkan tari Topeng Muaro Jambi yang sudah dilakukan secara turun temurun.

Tradisi penuh makna serta telah diwariskan secara turun menurun selama ratusan tahun ini merupakan ciri khas utama pada topeng yang dibuat dari labu manis tua berkulit keras. 

Pada labu tersebut diukir serta dihiasi dengan cat warna-warni dan dilengkapi lagi dengan ijuk yang mirip rambut. 

Peserta dari anak muda dari daerah Jambi yang akan menjalankan tarian tersebut dengan topeng berwarna-warni dan inilah sekilas tradisi unik lebaran yang ada di Indonesia hingga sekarang dilestarikan. ***

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan