Intip Yuk Sederet Makanan Khas Yogyakarta di Sini! Cocok untuk Buka Puasa Loh, Dijamin Nikmat

Intip makanan khas Yogyakarta untuk berbuka puasa, seperti gudeg manis dan brongkos lezat, yang kaya akan tradisi dan kehangatan-sumber foto: Koranradarkaur.id-
Tekstur lembut brongkos menjadikannya pilihan menu buka yang praktis namun tetap menggugah selera.
3. Gudangan
Gudangan adalah salah satu kuliner khas Yogyakarta yang terbuat dari berbagai sayuran rebus yang dicampur dengan kelapa parut.
Sayur-sayuran tersebut dibumbui dengan campuran rasa pedas, manis, dan gurih. Gudangan juga dikenal sebagai urap sayur khas Yogyakarta.
Hidangan ini sangat enak jika disajikan sebagai pendamping nasi dan lauk seperti tempe atau tahu. Proses pembuatannya yang sederhana membuat gudangan menjadi salah satu pilihan menu buka yang praktis dan lezat.
4. Trancam
Trancam juga merupakan makanan khas Yogyakarta yang terdiri dari berbagai sayuran.
Berbeda dengan gudangan, trancam menggunakan sayur mentah dan segar dicampur dengan bumbu kelapa yang pedas dan gurih. Trancam sangat cocok untuk dijadikan menu buka karena cara penyajiannya yang mudah.
Sayuran mentah cukup dipotong dan dicampur dengan bumbu serta kelapa parut yang sudah dikukus. Hidangan trancam menjadi pilihan buka yang bergizi karena tidak melalui proses memasak.
5. Asem-Asem Daging
Asem-asem daging adalah hidangan sayur daging khas Yogyakarta yang memiliki rasa asam berkat penggunaan asam Jawa dan belimbing wuluh. Hidangan ini terbuat dari daging sapi, iga kambing, atau iga sapi.
Rasa asem-asem daging yang asam, manis, dan pedas sangat cocok untuk meningkatkan selera makan saat berbuka. Kuah hangatnya juga bisa memberikan kenyamanan pada perut setelah seharian berpuasa.
6. Mangut Lele
Mangut lele adalah kuliner khas dari Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya yang sangat cocok untuk menu berbuka puasa.
Hidangan ini terbuat dari lele yang diasapi terlebih dahulu sebelum dimasak. Lele kemudian dimasak dengan bumbu mangut dan santan yang gurih.
Tekstur lele yang kenyal dan aroma khas mangutnya akan meningkatkan selera makan, terutama jika disajikan dengan nasi hangat.
7. Nasi Tiwul
Nasi tiwul adalah makanan khas Yogyakarta yang terbuat dari singkong atau ketela pohon. Tiwul bisa menjadi alternatif pengganti nasi putih saat sahur karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi.
Di masa lalu, masyarakat menjadikan tiwul sebagai makanan pokok yang disajikan dengan lauk pauk dan sayuran.
Saat ini, tiwul sering diolah dengan tambahan gula merah, sehingga rasanya menjadi manis dan biasa disajikan dengan parutan kelapa atau jagung rebus.