VIRAL! Menu MBG di SDN 61 Kaur Ada Ulat, Siapa Bertanggungjawab?
Inilah bukti ulat di dalam kurma menu MBG di SDN 16 Kaur Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal, Senin 9 Maret 2026. --
Meski demikian, pihak sekolah menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batu Lungun Kecamatan Nasal yang mendistribusikan makanan Program MBG ke sekolah tersebut.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga.
Media Agustina juga menegaskan makanan yang dibagikan kepada siswa seharusnya memenuhi standar kebersihan dan layak untuk dikonsumsi.
"Menurut saya, kalau ada ulat di dalam makanan, berarti makanan tersebut tidak higienis,” katanya.
Sementara, Koordinator MBG SDN 61 Kaur, Erma Erviana mengatakan, pihaknya menerima menu makanan MBG dari SPPG Batu Lungun sebanyak 133 ompreng.
Terkait adanya ulat dalam menu MBG tersebut pihaknya tidak mengetahui, karena ulat tersebut bukan ditemukan di dalam ompreng melainkan dalam buah.
"Kami tidak tahu ada ulat dalam menu MBG itu, karena ulat itu dalam buah. Kalau kami buka buahnya sebelum didistribusikan ke siswa, rasanya tidak mungkin. Takut nanti dibilang buah bekas, kami berharap kedepan dengan adanya temuan ulat ini. Pihak SPPG lebih memperhatikan kualitas buah dan para orang tua siswa kami minta untuk berkomunikasi dengan kami jika kedepan ditemukan makanan yang tidak higenis agar bisa ditukarkan," ujarnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai temuan tersebut, pihak SPPG Batu Lungun Kecamatan Nasal belum memberikan keterangan secara rinci. Bahkan ada beberapa pertanyaan yang tidak dijawab oleh pihak SPPG.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan temuan ulat dalam menu MBG tersebut.*