KPR Subsidi dan Non Subsidi: Cek Perbedaannya, Mana yang Paling Cocok Dikantongmu
Perbedaan KPR subsidi dan non subsidi, beserta kelebihan dan kekurangannya.--
- Cicilan menjadi lebih stabil dan mudah untuk direncanakan karena bunga tidak berubah selama tenor.
2. Kekurangan KPR Subsidi
- Pilihan lokasi dan ukuran rumah sangat terbatas karena harga rumah dibatasi antara Rp166 juta hingga Rp234 juta, tergantung wilayah.
- Hanya berlaku untuk rumah baru yang dibangun oleh developer yang terdaftar, tidak bisa digunakan untuk membeli rumah bekas.
- Tidak semua orang memenuhi syarat karena ada batasan penghasilan maksimal sekitar Rp8 juta per bulan.
BACA JUGA:Cek di Sini! Rumah Subsidi Rp130 Juta yang Ada di Rejang Lebong, Ini Daftarnya
BACA JUGA:Intip Yuk 6 Model Pagar Rumah Subsidi Minimalis yang Estetik Sedang Tren Tahun 2026
3. Kelebihan KPR Non-Subsidi
- Tidak ada batasan harga properti yang bisa diajukan.
- Bisa digunakan untuk berbagai jenis properti, seperti rumah tapak, apartemen, hingga ruko.
- Tenor pinjaman bisa lebih panjang, sampai dengan 30 tahun.
- Pengajuan dapat dilakukan di hampir semua bank umum.
4. Kekurangan KPR Non-Subsidi
- Suku bunga biasanya lebih tinggi, berkisar antara 7 persen hingga 12 persen.
- Bunga dapat naik mengikuti kebijakan suku bunga acuan BI setelah masa bunga tetap berakhir.