4 Unit Rumah Sudah Diperbaiki BAZNAS Kaur, Melalui Program Aladin
Ketua BAZNAS Kaur H Muhammad Nasir, S.Pd mengungkapkan sudah memperhatikan 4 unit rumah dalam program Aladin 2025-Sumber Foto: REGA/RKa-
BINTUHAN - Program Atap, Lantai, Dinding (Aladin) BAZNAS Kabupaten Kaur tahun 2025 telah terealisasi sebanyak empat unit rumah.
Sementara dua unit lainnya dalam proses pengerjaan, dan empat unit lagi penerimanya sedang dilakukan pendataan.
Dari target sepuluh unit rumah tidak layak huni, pendataan ke empat penerima ini ditargetkan rampung pada bulan Agustus 2025 mendatang.
BACA JUGA:Peduli Pendidikan, Program Bantuan Pendidikan BAZNAS Kaur Mulai Dilaksanakan, Ini Penerimanya!
BACA JUGA:BAZNAS Fokus Pemberdayaan Mustahik dan Penanggulangan Kemiskinan
Program Aladin merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.
Melalui program ini, BAZNAS Kaur berupaya membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan hunian yang lebih layak.
Ketua BAZNAS Kaur H Muhammad Nasir, S.Pd mengatakan, program Aladin ini menjadi salah satu prioritas pihaknya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA:BAZNAS Kaur Perluas Akses Al-Qur’an Bagi Penyandang Disabilitas
BACA JUGA:Siap-Siap, Akhir Tahun Bakal Ada Bedah Rumah Layak Huni BAZNAS
Menurutnya, kondisi rumah tidak layak huni masih banyak ditemukan di Kabupaten Kaur. Sehingga program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang selama ini kesulitan memperbaiki rumah mereka sendiri.
“Program Aladin ini tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa pembangunan atap, lantai, dan dinding rumah. Tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Kami ingin masyarakat merasa lebih nyaman dan aman tinggal di rumah mereka,” ujar H Muhammad Nasir.
Dia menambahkan, pihaknya terus berupaya mengidentifikasi calon penerima program agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Tim BAZNAS Kabupaten Kaur melakukan verifikasi dan pendataan secara langsung ke lapangan, memastikan seluruh rumah yang dibantu memang benar-benar dalam kondisi tidak layak huni dan layak mendapatkan bantuan.