Drainase Mampet, Kades Muara Dua Turunkan Excavator
Excavator sedang membersihkan drainase yang mengalami penyumbatan di Tebing Durian Sebatang, Desa Muara Dua Kecamatan Nasal, Minggu, 2 Februari 2025. Sumber foto: koranradarkaur.id--
NASAL – Drainase di Tebing Durian Sebatang Desa Muara Dua Kecamatan Nasal mengalami penyumbatan.
Akibatnya, saat hujan turun, air meluap ke jalan rabat beton, menyebabkan genangan dan mengganggu akses lalu lintas.
Kondisi ini dikeluhkan warga karena selain memperburuk keadaan jalan, juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara.
Menyikapi permasalahan tersebut, Kepala Desa Muara Dua, Ansori, segera mengambil tindakan dengan menurunkan satu unit excavator untuk memperbaiki saluran air yang tersumbat, Minggu 2 Februari 2025.
Langkah ini dilakukan guna memastikan air dapat mengalir dengan lancar dan tidak lagi menggenangi jalan serta pemukiman warga.
BACA JUGA:Drainase Baru Sebagian, Limbah Rumah Tangga Masih Genangi Jalan
Menurut Ansori, permasalahan drainase di kawasan tersebut sudah terjadi cukup lama.
Endapan lumpur, sampah, dan material lainnya yang terbawa air hujan menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air.
Kondisi ini semakin parah ketika intensitas hujan meningkat, menyebabkan air meluap dan menghambat aktivitas masyarakat.
“Kami melihat kondisi drainase ini sudah cukup parah dan perlu segera diperbaiki. Oleh karena itu, kami menurunkan excavator agar proses pengerukan bisa lebih cepat dan efektif,” ujar Ansori.
BACA JUGA:Musim Hujan, Pemdes dan Warga Wajib Bersihkan Drainase
Dia juga menjelaskan bahwa pengerjaan ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan saluran drainase dapat berfungsi optimal kembali.
Selain menggunakan alat berat, pemerintah desa juga melibatkan warga dalam pembersihan manual guna mempercepat proses perbaikan.
"Sebelumnya, setiap kali hujan deras, air selalu meluap ke jalan dan menyulitkan kami yang melintas. Semoga setelah ini, air bisa mengalir lancar dan tidak ada genangan lagi," ujar Ridwan.