Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Statistik, Pemda Kaur dan BPS Luncurkan Program Desa Cantik

Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP tandatangani Program Desa Cantik dan foto bersama Kepala BPS Kaur, Selasa 21 April 2026. Sumber foto : UJANG/RKa--

BINTUHAN –  Dalam mendukung dan memperkuat tata kelola data berbasis statistik di tingkat desa. Selasa 21 April 2026, Pemda Kaur dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur mencanangkan Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik). Ini sebagai langkah strategis juga untuk pembinaan statistik sektoral dan sosialisasi sensus ekonomi 2026. Pencanangan Desa Cantik ditandai dengan penandatanganan piagam pencanangan yang dilakukan Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP bersama Kepala BPS Kaur Dr. Antoni Pestaria, SE, M.Si, kegiatan bertempat di aula lantai II Pemda Kaur.

“Dengan Program Desa Cantik, maka pembangunan desa harus berbasis data. Dengan data yang valid, pemerintah desa dapat mengidentifikasi potensi, memahami permasalahan, serta menyusun perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan terukur,” kata Bupati Kaur.


--

Dikatakannya, dengan memiliki data yang akurat, valid dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Program Desa Cantik merupakan inisiatif strategis BPS untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik.

BACA JUGA:BPS Kaur Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Kaur: Program Ini Wajib Didukung

BACA JUGA:BPS Kabupaten Kaur Matangkan Persiapan SE2026, Ukur Perekonomian Daerah

Melalui program ini, desa didorong mampu merencanakan, mengumpulkan, mengolah hingga mempublikasikan data secara mandiri dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama program ini pembentukan agen statistik desa. Perangkat desa akan mendapatkan pelatihan terkait penyajian data dalam bentuk tabel dan grafik, pengelolaan basis data desa, hingga optimalisasi website desa sebagai sarana informasi publik. Juga nantinya bisa meningkatkan literasi statistik aparatur desa, program Desa Cantik juga mendukung implementasi Sistem Satu Data Desa Indonesia (SSDI). Integrasi data dari tingkat desa hingga pusat diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan sekaligus memperkuat transparansi pemerintahan.

Sementara Kepala BPS Kabupaten Kaur, Dr. Antoni Pestaria, SE, M.Si mengatakan, program Desa Cantik akan terus diperluas ke berbagai desa dan kelurahan di Indonesia. Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas aparatur desa, tetapi juga membangun budaya sadar data di tengah masyarakat. Desa Cantik menjadi langkah nyata membangun ekosistem data yang kuat di desa, sehingga setiap kebijakan pembangunan memiliki dasar statistik yang jelas.

Lanjutnya, untuk tahap awal Desa Cantik di Kabupaten Kaur, terdapat tiga desa yakni Desa Jembatan Dua, Desa Pasar Baru dan Desa Suka Bandung ketiganya ada di Kecamatan Kaur Selatan. Melalui pencanangan ini, Pemda dan BPS Kaur menegaskan komitmennya menjadikan data sebagai dasar utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong desa-desa di Kabupaten Kaur menjadi desa yang mandiri, transparan, serta maju berbasis data.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan