Program Digitalisasi Terhambat, Desa di Maje dan Nasal Tak Ada Akses Internet
Kondisi kabel wifi di Tanjung Aur Kecamatan Maje, dengan kondisi ini dipastikan Program Digitalisasi pemerintah pusat tidak akan berjalan maksimal, Kamis 12 Februari 2026.--
MAJE – Program digitalisasi pemerintah pusat seperti literasi digital nasional, digital talent academy, dan digitalisasi sekolah dipastikan tidak berjalan maksimal di Kabupaten Kaur.
Kondisi ini terutama dirasakan di Kecamatan Maje dan Nasal, di mana akses internet masih sangat terbatas dan belum merata.
Saat ini, jaringan internet hanya dapat diakses di desa-desa yang berada di dekat jalan lintas.
BACA JUGA:Program Internet Desa Diputus, 14 Desa Blank Spot Kembali Terisolasi
BACA JUGA:Kontrak Wifi Pemda Habis, Daerah Blank Spot Mulai Kebingungan Akses Internet
Sementara itu, desa Kecamatan Maje yang berada jauh dari jalur utama seperti Desa Penyandingan, Desa Sinar Mulya, dan Desa Tanjung Aur sama sekali tidak dapat menikmati layanan internet.
Selain tiga desa tersebut, beberapa desa lain seperti Kedataran, Tanjung Ganti, Air Jelatang, Bakal Makmur, Parda Suka, dan Arga Mulya hanya dapat mengakses jaringan Telkomsel, sedangkan operator lain tidak tersedia.
Hal serupa juga dirasakan beberapa desa di Kecamatan Nasal diantaranya, Desa Pasar Jumat, sebagian Desa Muara Dua, sebagian Desa Sumber Harapan dan Desa Trijaya.
BACA JUGA:Sekolah Terpencil di Nasal Butuh Internet demi Lancarnya Kegiatan Pendidikan
BACA JUGA:Jaringan Wifi Iconet Gratis Desa Blank Spot Tidak Bisa Akses Internet, Benarkah Putus Kontrak?
Beberapa tahun lalu, Kabupaten Kaur sempat memiliki program internet gratis yang menjangkau hingga pelosok desa.
Namun, program tersebut berakhir karena kontrak tidak diperpanjang. Sejak saat itu, akses internet kembali menjadi persoalan serius bagi masyarakat.
Dampaknya tidak hanya menghambat pelaksanaan program digitalisasi pemerintah pusat, tetapi juga memengaruhi sektor pendidikan.
Untuk mendapatkan akses internet, warga di Desa Penyandingan, Sinar Mulya, dan Tanjung Aur harus menempuh perjalanan cukup jauh dengan kondisi jalan tanah merah.