Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

20.000 Batang Bibit Sawit Gratis Disalur, 50 – 200 Batang Per Petani

Petugas Dispertan Kaur menyalurkan bibit sawit gratis ke masyarakat, Selasa 20 Januari 2026. Sumber foto : UJANG/RKa--

BINTUHAN - Pemda Kaur melalui Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Kaur menyalurkan bibit sawit gratis program, Selasa, 20 Januari 2026.

Bibit sawit yang disalurkan sejumlah 20.000 untuk petani. Masing-masing petani menerima 50-200 batang. Tergantung luas lahan yang dimiliki. 

Bagi masyarakat Kaur yang ingin mendapatkan bibit sawit gratis ada syarat yang mesti dipenuhi. Mulai dari wajib memiliki lahan yang akan ditanam, warga Kaur dan mengajukan proposal ke Dispertan.

“Saat ini jumlah bibit sawit yang disalurkan sebanyak 20 ribu batang. Bibit sawit jenis Tani Nusa (TN1). Bibit dijamin unggul dan memiliki sertifikat,” terang Kadis Pertanian Kaur, Dodi Haryono, SP, Selasa 20 Januari 2026.  

Setelah penyaluran 20 ribu batang bibit sawit, selanjutnya Dispertan kembali akan menyalurkan sebanyak 20 ribu bibit dalam waktu dekat ini. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bibit sawit, syarat pertama tergabung dalam Kelompok Tani (Koptan), memiliki lahan yang disertakan bukti surat tanah, melampirkan foto lahan dan warga Kaur. 

BACA JUGA:Program Bibit Sawit Gratis Tahap Dua Segera Disalurkan, Cek di Sini Jadwalnya

BACA JUGA:Sejuta Bibit Sawit Gratis Mulai Disalurkan, Bupati: Awal Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Dalam penyaluran bibit, lanjut Kadis, tidak ada istilah orang dalam maupun yang lainnya. Apabila petani atau warga Kaur memiliki lahan dan melengkapi ajuan dan syarat lengkap, maka bibit akan diberikan.

Penyaluran bibit sawit gartis ini merupakan program 1 juta bibit sawit gratis Bupati Gusril Pausi, S.Sos, MAP dan Wabup Abdul Hamid, S.Pd.I. Untuk meningkatkan perekonomian petani. Karena, masih banyak petani yang mempunya lahan namun tidak mampu membeli bibit sawit. Karena harga bibit sawit unggul cukup tinggi.

Dodi menegaskan, lahan yang akan ditanam tidak masuk dalam hutan kawasan. 

Melalui program ini, terang Dodi, empat tahun ke depan seluruh petani yang mendapatkan bibit sawit bisa menikmati hasil . Untuk kualitas bibit tidak perlu diragukan, karena pemesanan bibit melalui penilaian yang matang. Bibit sawit TN 1 ini cukup baik untuk lahan yang ada di Kaur.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan