4 Hari Lumpuh Total, Manna-Pagar Alam Kembali Lancar, Perputaran Ekonomi Rugi Puluhan Miliar
Setelah 4 hari lumpuh total, jalur lintas Manna menuju Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali lancar, Jumat 19 September 2025 sore. -Sumber Foto: ROHIDI/RKa-
"Memang benar, longsor di Kayu Ajaran sangat berdampak dengan aktifitas di desa kami. Anak-anak terpaksa libur sekolah, soalnya tidak bisa lewat untuk pergi ke sekolah. SD di desa kami juga libur pasca longsor karena guru juga tidak lewat untuk datang ke sekolah," sampai Sekdes Air Tenam Aldi Aksa.
Kendati demikian, Sekdes Air Tenam memastikan, tidak terjadi krisis bahan pangan dan kebutuhan logistik lainnya meski akses ke arah Kota Manna terputus beberapa hari. Warga Desa Air Tenam membeli kebutuhan pokok dari wilayah Tanjung Sakti Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Sebab jaraknya dengan Desa Air Tenam tidak terlalu jauh.
“Kalau kebutuhan pokok ataupun yang lain-lain seperti BBM tidak terjadi krisis, soalnya kami beli di wilayah Tanjung,” sambung Sekdes.
Seperti diketahui, akibat tanah longsor yang menutupi badan jalan di Desa Kayu Ajaran tersebut, jalur lintas Manna menuju Pagar Alam lumpuh total. Akses transportasi dari dua arah sudah lumpuh sejak, Selasa 16 September 2025 dini hari, atau 4 hari lalu hingga, Jumat 18 September 2025 sore.
Setidaknya, ada 4 alat berat yang diterjunkan untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan. Sementara, total panjang jalan yang tertutup material longsor itu hampir mencapai 500 meter. Sehingga, ini menjadi salah longsor terparah yang terjadi di wilayah Kecamatan Ulu Manna.*