PPDB MIN 1 Kaur Diprediksi Lebihi Kuota
Kepala MIN 1 Kaur, Jamila, S.Pd.I sedang mengecek jumlah pendaftar PPDB MIN 1 Kaur, Rabu 14 Mei 2025.-Sumber Foto: koranradarkaur.id-
BINTUHAN – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kaur tahun ajaran 2025/2026 dipadati oleh calon siswa.
Hingga hari kedua pendaftaran, Selasa 14 Mei jumlah pendaftar telah mencapai 75 orang dari total kuota yang hanya disediakan sebanyak 90 peserta.
Lonjakan ini diperkirakan akan terus meningkat, di mana pada hari ketiga jumlah pendaftar diprediksi menembus angka 100 orang.
PPDB MIN 1 Kaur sendiri dibuka secara resmi pada Senin, 13 Mei 2025 dan akan berlangsung hingga 20 Mei 2025 mendatang.
BACA JUGA:Cetak Anak Didik Berkualitas, MIN 1 Kaur Perkuat Program Karakter dan Literasi
BACA JUGA:MIN 1 Kaur Cetak Generasi Unggul, 80 Siswa Ikuti Asesmen dengan Antusias
Antusiasme tinggi dari masyarakat tampak sejak hari pertama pendaftaran dibuka, di mana para orang tua siswa terlihat berbondong-bondong datang langsung ke madrasah untuk mendaftarkan anak mereka.
Kepala MIN 1 Kaur, Jamila, S.Pd.I menjelaskan, pihak sekolah telah menetapkan kuota sebanyak 90 siswa baru.
Jika selama masa pendaftaran jumlah pendaftar melebihi kuota yang ditentukan, maka pihak sekolah akan melakukan proses seleksi.
Seleksi tersebut bertujuan untuk menyesuaikan jumlah siswa dengan kapasitas ruang belajar dan tenaga pengajar yang tersedia di madrasah.
“Kalau jumlah pendaftar melebihi kuota, maka kita akan seleksi. Rangkaian seleksinya meliputi kemampuan baca tulis, mengaji, dan hafalan ayat-ayat pendek Al-Qur’an,” jelas Jamila saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Ia juga menambahkan, seleksi dilakukan untuk memastikan siswa yang diterima telah memiliki dasar keagamaan yang sesuai dengan karakteristik pendidikan madrasah.
Selain itu, proses ini juga untuk menilai kesiapan mental dan kemampuan dasar anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di MIN 1 Kaur.
Jamila mengimbau kepada para orang tua yang berminat agar segera mendaftarkan anak-anak mereka sebelum masa pendaftaran ditutup.