Pemerintah Provinsi Bengkulu Rapat TAPD, Sikapi Efesiensi Anggaran
Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni usai mengikuti rapat Tim Percepatan Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Jumat, 14 Maret 2025. Sumber foto: SAPRIAN/RKa--
Penundaan realisasi program kegiatan ini dilakukan agar anggaran yang ada benar-benar sesuai dengan program kerja yang ditargetkan dan mencegah adanya terhutang anggaran.
''Kita khawatir ketika berjalan ternyata terkena pos yang terefisiensikan, sehingga terjadi gagal bayar, kita hindari itu. Tapi kata pak gubernur di awal April semuanya sudah start (mulai) dan program-program harus segera dilakukan,'' sampainya.
Sementara itu, dari segi struktur APBD Provinsi Bengkulu, Rizqi menyebut tidak ada yang berubah, hanya kebijakan yang mengalami sedikit perubahan.
''Secara nilai tidak berubah, hanya kebijakannya yang berubah. Jadi belanja yang tidak efektif itu kita efisienkan sesuai dengan SE Kemendagri,'' tutupnya.