Awal Ramadan 2026, BMKG Warning Hujan Lebat dan Angin Kencang
Kepala BMKG Stasiun Fatmawati Bengkulu, Tri Widiarto saat menjelaskan cuaca awal Ramadan 2026 didominasi angin kencang dan hujan, Rabu 18 Februari 2026. --
BMKG mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah pesisir pantai maupun yang tinggal di dekat pohon-pohon tinggi agar berhati-hati, termasuk saat memarkir kendaraan dan beraktivitas di luar ruangan.
Selain angin kencang, Tri mengatakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang masuk kategori ekstrem juga masih mungkin terjadi dalam tiga hari ke depan, disertai petir dan guntur.
"Faktor kelembapan dan belokan angin, fenomena siklon yang sebelumnya terbentuk di wilayah selatan Bengkulu turut memberikan pengaruh terhadap dinamika cuaca, meski saat ini siklon tersebut telah hilang," kata Tri.
Untuk wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, BMKG mencatat daerah pegunungan tengah seperti Kabupaten Kepahiang hingga Curup, Kabupaten Rejang Lebong, memiliki risiko paling tinggi.
“Di wilayah pegunungan tengah, pertumbuhan awan sangat cepat karena faktor kelembapan dan belokan angin,” jelasnya.
Sementara itu, untuk wilayah pesisir seperti Kabupaten Kaur dan daerah pantai lainnya, potensi angin kencang masih cukup signifikan karena pertumbuhan awan juga banyak terjadi di atas permukaan laut.
"Fenomena ini masih tergolong dalam kategori normal musim hujan, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau informasi cuaca resmi guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan," tutup Tri.*