Jalan Rawa Makmur Segera Peningkatan, Anggaran Rp 25 Miliar
Jalan Rawa Makmur jadi langganan banjir di kota Bengkulu, Rabu 07 Januari 2026.-Sumber foto: IST/RKa-
BENGKULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso memastikan segera melakukan peningkatan ruas Jalan Rawa Makmur yang akan dikerjakan Juni 2026 ini.
Hal tersebut menyusul penyerahan kembali status jalan tersebut dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu ke Provinsi Bengkulu pada Desember 2025 lalu.
Tejo mengatakan Peningkatan jalan tersebut merupakan perintah langsung Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE, karena kawasan tersebut kerap dilanda genangan air.
BACA JUGA:Total Utang Rp 7,8 Triliun dari 141 Ribu Debitur KUR yang Terdampak Banjir Sumatera dihapuskan!
BACA JUGA:Baznas Kaur Buka Donasi Korban Banjir Tahap Dua, Tahap Satu Sudah Disalur
“Tahun 2026 ini sudah dianggarkan untuk peningkatan. Jalannya akan ditinggikan sekitar satu meter agar sejajar dengan jembatan,” ujar Tejo.
Tejo juga menyampaikan Selain melakukan peninggian badan jalan, Pemprov Bengkulu juga akan membangun sistem drainase baru di sisi kanan dan kiri jalan menggunakan u-ditch.
Dimana aliran drainase akan ditata ulang untuk mengatasi persoalan genangan yang selama ini terjadi.
BACA JUGA:Peduli Korban Kebanjiran, Relima Buka Donasi Barang dan Pakaian
BACA JUGA:Donasi Bantu Korban Banjir Dikirimkan Baznas Kaur ke Penerimanya, Segini Dana Terkumpul
“Kawasannya seperti mangkuk atau cekungan. Karena itu perencanaannya sedang kami review agar genangan tidak terulang. Tahun ini pasti dikerjakan,” tegasnya.
Selanjutnya, Tejo menjelaskan, pengerjaan fisik utama direncanakan dimulai pada Juni atau Juli 2026. Namun, dalam satu hingga dua bulan ke depan, Dinas PUPR Provinsi Bengkulu akan memulai pekerjaan awal berupa pembongkaran total drainase lama.
“Drainase yang ada sekarang sudah banyak sumbatan, baik sampah maupun tanah. Itu yang kita bongkar dulu supaya aliran air lancar, sambil mereview perencanaan teknis,” jelasnya.
Peningkatan dan peninggian jalan akan dilakukan sepanjang kurang lebih 300 meter, mulai dari jembatan hingga tikungan yang selama ini menjadi titik terparah genangan.