Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Pemprov Bengkulu Siap Hadapi Lonjakan Angkutan Nataru

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni memimpin upacara apel posko angkutan Nataru, Kami 18 Desember 2025-Sumber foto: IST/RKa-

“Jadikan momen Nataru ini sebagai ajang untuk menunjukkan kualitas pelayanan transportasi yang aman, nyaman, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, SE, MM, mengatakan bahwa pelaksanaan posko Nataru mengacu pada edaran Kementerian Perhubungan, dengan masa operasional dimulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

“Untuk wilayah Kota Bengkulu, pos pengamanan akan ditempatkan di beberapa lokasi, di antaranya Pantai Zakat, Sports Center, serta pintu tol sebagai pos pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat yang melintas,” ujar Hendri.

Selain pospam, Dishub Kota Bengkulu juga menyiapkan pos pelayanan di Bandara Fatmawati Soekarno, yang bahkan telah mulai beroperasi sejak 17 Desember 2025. Hendri menyebutkan, pihaknya telah melakukan supervisi langsung guna memastikan kesiapan pos tersebut.

"Tak hanya transportasi udara, sektor transportasi laut juga menjadi perhatian. Dishub bersama Pelindo menyiapkan pos pelayanan di Pelabuhan Pulau Baai untuk melayani penumpang kapal Pelni KM Husni Tamrin dengan rute Pelabuhan Malakoni, Pulau Enggano," kata Hendri. 

Sementara itu, di sektor penyeberangan, ASDP juga membuka posko pelayanan untuk KMP Pulau Telo yang melayani lintasan Bengkulu–Kahyapu, Enggano.

“Seluruh moda transportasi kita siapkan posko agar masyarakat merasa aman dan terlayani dengan baik selama Nataru,” jelasnya.

Hendri menambahkan, pengamanan Nataru akan melibatkan lintas sektor, mulai dari Subdenpom, Kepolisian, TNI, Satpol PP, hingga BPBD, Basarnas, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUPR.

Khusus untuk wilayah rawan bencana, seperti Liku Sembilan di Kabupaten Kepahiang, akan didirikan pos pelayanan Nataru. Selain itu, Dinas PUPR akan menyiagakan alat berat guna mengantisipasi potensi longsor dan pohon tumbang yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Alat berat disiagakan agar penanganan bisa cepat jika terjadi longsor atau gangguan jalan selama arus Nataru,” pungkas Hendri.

Usai apel, Herwan Antoni meninjau Posko Keamanan Nataru. Ia didampingi oleh Dinda selaku Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bengkulu dan Hendri Kurniawan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu.

Di posko tersebut disediakan makanan ringan dan minuman bagi masyarakat, serta layanan televisi yang menampilkan Terminal Online System untuk memantau aktivitas dan pergerakan penumpang selama periode Nataru.

Dalam rangka mendukung pelayanan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas III Bengkulu menyelenggarakan posko di beberapa titik.

Selain Terminal Tipe A Air Sebakul, posko juga didirikan di Pelabuhan Penyeberangan Pulau Baai, Terminal Tipe A Simpang Nangka, serta Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Padang Ulak Tanding.

Pada setiap posko disiagakan petugas yang bekerja sama dengan para pemangku kepentingan terkait, antara lain TNI, Polri, dan Jasa Raharja, guna memastikan kelancaran dan keselamatan angkutan selama periode Nataru.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan