Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Fraksi Walk Out Saat Rapat Paripurna, Ini Penyebabnya

Sidang paripurna DPRD dengan Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Selasa 27 Mei 2025. Sumber foto: koranradarkaur.id--

“Saya minta Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur untuk mempertimbangkan asas pemerataan. Kalaupun ada sistem giliran, jangan sampai Bengkulu Selatan harus menunggu sampai lima tahun. Tolong pikirkan dan rasakan penderitaan masyarakat kami di Selatan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Herwan Suberhani juga mengajak partai Gerindra untuk walkout dari sidang paripurna. Karena dinilai pemerintah saat tidak dapat mendengar rintihan rakyat mengenai kelangkaan BBM.

BACA JUGA:KECEWA! Mahasiswa dan Masyarakat Bengkulu Gelar Demo Krisis BBM dan Kenaikan Pajak

"Saya sebagai wakil rakyat sudah banyak ditanya masyarakat kapan istimasi BBM di provinsi Bengkulu ini membaik," Ujar Herwin.

Sementara itu, Usin Sembiring juga menyampaikan walkout dari sidang karena yang harusnya datang  Gubernur Bengkulu bukan merupakan wakil gubernur Bengkulu sesuai dengan Tatib.

Menyusul juga walkout dari partai Golkar dan Nasdem juga terlihat meninggalkan ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu.

Adapun tersisa di ruang rapat paripurna fraksi PDI-Perjuangan, Fraksi PAN, dan Fraksi Kebangkitan dan Keadilan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengatakan apapun yang menjadi dinamika rapat hari ini menjadi bagian untuk disampaikan kepada gubernur.

"Saya akan sampaikan kepada gubernur dan bahan evaluasi bersama OPD provinsi Bengkulu," ujar Mian. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan