Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Indeks Pendidikan Naik, DPRD Bengkulu Selatan Ingatkan Ancaman Tersembunyi, PR Besar Mengintai!

Kinerja sektor pendidikan di Kabupaten BS mendapat sorotan positif setelah mencatatkan indeks pendidikan naik dalam beberapa waktu terakhir. Sumber foto : ROHIDI/RKa--

Menurutnya, kondisi infrastruktur pendidikan juga harus menjadi perhatian serius.

Ia menilai, kualitas bangunan sekolah, fasilitas laboratorium, hingga sarana penunjang lainnya memiliki peran penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang nyaman dan efektif.

“Jangan sampai indeks pendidikan meningkat, tetapi infrastruktur seperti gedung sekolah, laboratorium, dan kantor mengalami kerusakan. Ini tentu akan berdampak pada kenyamanan proses belajar mengajar,” katanya mengingatkan.

BACA JUGA:Vivo V50 5G: Kaya Akan Fitur Canggih, Baterai Besar dan Juara untuk Multitasking!

Selain infrastruktur, persoalan distribusi tenaga pendidik juga menjadi perhatian DPRD.

Dodi menyoroti masih adanya ketimpangan penempatan guru antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Ia menilai, pemerataan tenaga pendidik merupakan kunci dalam menciptakan kualitas pendidikan yang merata di seluruh wilayah.

“Penataan dan penempatan guru harus diperhatikan, sehingga tidak terjadi kesenjangan antara pendidikan di kota dan di desa,” tambahnya.

Tak hanya itu, DPRD juga menyoroti persoalan sosial yang masih membayangi dunia pendidikan, seperti tingginya angka putus sekolah dan meningkatnya kenakalan remaja.

BACA JUGA:Mencari Loker dengan Mudah: Ini 8 Aplikasi Pencari Lowongan di HP Android, Pilihan Menarik

Dodi menegaskan bahwa masalah tersebut tidak bisa dianggap sepele dan membutuhkan perhatian serius serta penanganan yang terintegrasi.

“Permasalahan ini harus menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun DPRD. Perlu langkah strategis melalui kebijakan yang melibatkan Dinas Pendidikan,” sambungnya.

Sebagai solusi, ia mengusulkan sejumlah langkah konkret, di antaranya program orang tua asuh bagi anak-anak yang terancam putus sekolah.

Program ini diharapkan mampu menjadi jaring pengaman sosial agar anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan.

Selain itu, peningkatan pembinaan keagamaan juga dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan