Kumpulkan Penyuluh, Ini Target Bupati Rifai Tajudin
Kegiatan yang dilaksanakan dan berlangsung di ruang kerja bupati tersebut, bertujuan untuk wujudkan target swasembada pangan. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
BACA JUGA:Operasi Ketupat Nala 2026 Berakhir, Posyan dan Pospam Mulai Dibongkar
Tim penyuluh berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperkuat peran mereka, baik dari sisi fasilitas, pelatihan, maupun kebijakan yang berpihak pada petani.
Menanggapi hal tersebut, Bupati H. Rifai Tajudin S.Sos menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penyuluh pertanian yang selama ini telah bekerja keras di lapangan.
Ia menilai peran penyuluh sangat vital dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan petani.
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras para penyuluh yang terus hadir di tengah masyarakat. Mereka adalah ujung tombak dalam memastikan program pertanian berjalan dengan baik,” ujar Bupati.
BACA JUGA:Bengkulu Selatan Gelap Gulita, Puluhan Lampu Jalan Mati, Warga Menunggu Aksi Nyata
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan para penyuluh dalam mewujudkan visi pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat atas, tetapi juga oleh implementasi di lapangan.
“Kita harus bergerak bersama. Pemerintah menyiapkan kebijakan, penyuluh memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan efektif,” tegasnya.
Salah satu fokus utama yang disampaikan Bupati dalam arahannya adalah upaya mencapai swasembada pangan di Bengkulu Selatan, khususnya pada komoditas padi.
BACA JUGA:iPhone 17 Pro Gila, Jalankan AI Raksasa 400 Miliar Parameter, Canggih Tapi Super Lambat
Ia berharap para penyuluh dapat terus mendorong petani untuk meningkatkan produktivitas, sekaligus mengadopsi teknologi pertanian yang lebih modern dan efisien.
“Kita ingin Bengkulu Selatan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga menjadi daerah yang mandiri dan kuat di sektor pertanian,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya pendekatan yang humanis dalam mendampingi petani.
Ia menilai bahwa keberhasilan penyuluhan tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga pada kemampuan membangun kepercayaan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat.