Mengenal Asal Usul Trisula: Senjata Sakti dari Dua Dunia

Mengenal Asal Usul Trisula: Senjata Sakti dari Dua Dunia

Minggu 20 Apr 2025 - 13:17 WIB
Reporter : Rega Jusa
Editor : Daspan Haryadi

KORANRADARKAUR.ID -  Trisula merupakan salah satu senjata ikonik yang tidak hanya dikenal dalam satu kebudayaan, tetapi juga muncul dalam berbagai tradisi besar dunia, terutama dalam kepercayaan Hindu di India dan mitologi Yunani-Romawi di Eropa.

Meskipun bentuk fisiknya menyerupai tombak bermata tiga, makna dan filosofi di balik trisula sangat kaya dan mencerminkan nilai-nilai budaya dan spiritual yang dalam.

Dalam ajaran Hindu, trisula dikenal sebagai senjata utama Dewa Siwa, salah satu dari tiga dewa utama dalam Trimurti, bersama Dewa Brahma (sang pencipta) dan Dewa Wisnu (sang pemelihara).

Trisula milik Siwa bukan hanya alat penghancur, tetapi juga simbol kekuatan ilahi yang menjaga keseimbangan antara penciptaan, pemeliharaan, dan penghancuran — tiga aspek penting dalam siklus kehidupan menurut kepercayaan Hindu.

Setiap mata trisula memiliki arti tersendiri: Srishti (penciptaan), Sthiti (pemeliharaan), dan Samhara (penghancuran). Tiga elemen ini dipercaya selalu berjalan seiring dalam dinamika alam semesta.

BACA JUGA:Mengenal 7 Pusaka Sakti Legendaris Nusantara, Nomor 5 Dipakai Panembahan Senopati

Selain itu, trisula juga merepresentasikan tiga kekuatan batin manusia: Iccha (kehendak), Jnana (pengetahuan), dan Kriya (tindakan).

Dewa Siwa dalam banyak ikonografi selalu digambarkan memegang trisula, memperlihatkan posisinya sebagai penghancur kejahatan dan ilusi duniawi.

Senjata ini dipercaya dapat menetralisir energi negatif dan bahkan dipasang di puncak candi atau kuil Hindu sebagai simbol perlindungan dari roh jahat.

Dalam upacara-upacara spiritual, trisula seringkali digunakan sebagai alat simbolik untuk memurnikan tempat ibadah atau diri seseorang.

Sementara itu, dalam mitologi Yunani dan Romawi, trisula dikenal sebagai trident, senjata andalan Poseidon (Yunani) atau Neptunus (Romawi).

BACA JUGA:Bambu Petuk: Pusaka Langka yang Sarat Mistik dan Kaya Makna Budaya

Berbeda dengan versi Hindu yang penuh makna spiritual dan moralitas, trident Poseidon lebih banyak dikaitkan dengan kekuatan untuk mengendalikan alam, khususnya laut, gempa bumi, dan badai.

Poseidon dikenal sebagai dewa laut yang murka, dan trisulanya mampu membelah bumi atau memunculkan mata air hanya dengan satu hentakan.

Trident dalam mitologi barat menjadi simbol kekuasaan absolut atas air, sebuah unsur kehidupan yang bisa menyelamatkan sekaligus menghancurkan.

Kategori :