Reno15 Pro Max Meluncur Segera Pre-order, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Reno15 Pro Max dipastikan segera hadir pada 23 Januari 2026. -koranradarkaur.id-
Reno15 Pro Max menjalankan ColorOS 16.0, serta dilengkapi fitur keamanan berupa sensor sidik jari di layar dan pengenalan wajah.
Dukungan konektivitasnya pun lengkap, mulai dari 5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC, hingga infrared remote control.
Dalam paket penjualan, pengguna akan mendapatkan unit ponsel, charger, kabel USB Type-C, casing pelindung, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Dengan spesifikasi unggulan yang dibawanya, Reno15 Pro Max diproyeksikan menjadi salah satu smartphone flagship yang menarik perhatian pasar di awal 2026.
Menurut Deni Setiawan selaku Product Manager Oppo Indonesia, pendekatan desain pada Reno 15 Series tidak hanya menitikberatkan pada bagian bodi belakang, tetapi juga pada sektor layar depan.
Seluruh model dibekali panel AMOLED dengan refresh rate 120Hz serta dukungan warna 10-bit yang mampu menampilkan hingga 1 miliar warna.
Kemampuan ini jauh melampaui layar 8-bit yang hanya menampilkan sekitar 16 juta warna, yang kerap membuat gradasi warna, seperti langit senja, terlihat kasar atau tidak halus.
Selain kualitas warna, Oppo juga menghadirkan bezel layar yang sangat tipis. Untuk Reno 15, ketebalan bezel tercatat 1,67 mm di sisi kanan dan kiri, 1,73 mm di bagian atas, serta 2,31 mm di bagian bawah.
Sementara itu, Reno 15 Pro tampil lebih ekstrem dengan bezel setipis 1,15 mm, yang diklaim sebagai salah satu yang paling tipis di segmen harganya, sehingga memberikan kesan visual yang lebih luas dan imersif.
Resolusi layar yang tinggi juga memberikan fleksibilitas lebih dalam proses cropping foto tanpa mengorbankan detail gambar, baik untuk selfie individu maupun foto berkelompok.
Salah satu fitur anyar yang menjadi unggulan adalah Popout, yang memungkinkan pengguna menciptakan motion photo atau live photo dengan objek utama terlihat keluar dari bingkai.
“Dari satu foto bergerak, objek dapat dipotong dan ditempatkan di luar frame, bahkan bisa dibuat kolase hingga sembilan elemen dengan maksimal tiga objek yang menonjol keluar,” jelas Deni.
Fitur Popout ini telah terintegrasi langsung dengan berbagai aplikasi media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp.
Selain itu, fitur ini juga didukung AI Motion yang memungkinkan penggabungan foto statis dan foto bergerak secara otomatis.
Deni optimistis fitur tersebut akan menjadi tren baru, serupa dengan efek Zootopia yang sempat viral di TikTok pada akhir 2025, namun dengan proses yang jauh lebih sederhana karena hanya membutuhkan tiga langkah tanpa editing yang rumit.