Wisata Pantai Batu Lungun Bersolek, Tanam 70 Pohon
Inilah bukti penanaman batang cemara laut dan 20 batang pucuk merah di kawasan wisata Pantai Batu Lungun, Kamis 6 Agustus 2026.--
NASAL - Pemerintah Desa Batu Lungun Kecamatan Nasal mulai merealisasikan rencana pengembangan objek wisata Pantai Batu Lungun. Sebagai langkah awal, pemerintah desa melakukan penanaman puluhan pohon di kawasan pantai guna menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus mempercantik kawasan wisata yang akan dibuka untuk masyarakat.
Sebanyak 70 batang pohon ditanam di sepanjang kawasan pantai, Kamis 6 Agustus 2026. Pohon yang ditanam terdiri dari 50 batang cemara laut dan 20 batang pucuk merah. Seluruh pohon ditanam dengan jarak sekitar 10 meter dari bibir pantai agar tidak mengganggu ekosistem pesisir, sekaligus berfungsi sebagai penghijauan dan peneduh bagi pengunjung di masa mendatang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam menata kawasan Pantai Batu Lungun agar lebih menarik dan nyaman sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Kaur. Selain memperindah kawasan, keberadaan pohon cemara juga diharapkan mampu membantu mengurangi dampak abrasi dan menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
BACA JUGA:Pembangunan Talud Batu Lungun Tertunda, Begini Langkah Terbaru Dilakukan Pemdes
BACA JUGA:Pantai Batu Lungun Mulai Ditata, Pemdes Targetkan Jadi Wisata Tahun Ini
Kepala Desa Batu Lungun, Darmawan mengatakan, puluhan bibit pohon tersebut merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kaur yang diajukan oleh pemerintah desa. Bantuan itu dimanfaatkan untuk mendukung penataan kawasan wisata yang saat ini mulai dipersiapkan secara bertahap.
Menurutnya, pengembangan wisata tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan agar kawasan pantai tetap asri dan menjadi daya tarik bagi wisatawan.
"Sebanyak 70 batang pohon kami tanam sebagai tahap awal penataan kawasan wisata. Bibit tersebut merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kaur. Kami ingin kawasan Pantai Batu Lungun menjadi lebih hijau, nyaman, dan menarik untuk dikunjungi," ujarnya.
BACA JUGA:Horee!! 18 KPM Desa Batu Lungun Sudah Terima BLT-DD Tahap Awal
BACA JUGA:BREAKING NEWS!! Penemuan Mayat Pria di Pantai Muara Kulik Gegerkan Warga Batu Lungun
Dia memastikan objek wisata Pantai Batu Lungun akan mulai dibuka untuk masyarakat pada tahun depan. Pemerintah Desa juga menegaskan, tidak akan memungut biaya masuk sehingga masyarakat dapat menikmati keindahan pantai secara gratis. Selain penanaman pohon, pemerintah desa juga akan kembali mengajukan bantuan bibit tanaman kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kaur.
Di sisi lain, pemerintah desa akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kaur untuk mengusulkan pembangunan talud di kawasan pantai sebagai upaya melindungi garis pantai dari ancaman abrasi sekaligus mendukung pengembangan wisata yang berkelanjutan.
"Insya Allah tahun depan wisata Pantai Batu Lungun resmi dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya masuk. Saat ini kami terus melakukan berbagai persiapan agar kawasan wisata benar-benar siap menerima pengunjung," katanya.*