Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Era Modern, Pemerintahan Desa Diminta Siap Hadapi Teknologi AI

Plt Camat Nasal Widyawati, S.Sos sebut pemerintahan desa diminta siap era Artificial Intelligence (AI), Selasa 7 Juni 2026--

NASAL – Pemerintah Kabupaten Kaur mulai mendorong pemerintahan desa agar bersiap menghadapi era digital, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam tata kelola pemerintahan.

Aparatur desa diminta tidak lagi hanya mengandalkan sistem administrasi manual, tetapi mulai mempelajari teknologi agar tidak tertinggal ketika pelayanan publik berbasis digital diterapkan secara lebih luas.

Dorongan itu sejalan dengan langkah Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang mulai serius memperkuat transformasi digital.

Bahkan, jajaran Kominfo Kaur telah mengikuti pelatihan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Bandung beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:Camat Nasal Serius Kembangkan Potensi Kopi, Berikut Ini Langkah yang Dilakukan

BACA JUGA:Camat Nasal Akan Lakukan Safari Ramadan ke Seluruh Desa, Ini Jadwalnya

Setelah penguatan dilakukan di tingkat kabupaten, penerapan sistem digital kini mulai diarahkan hingga ke pemerintahan desa.

Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP melalui Plt Camat Nasal Widyawati, S.Sos mengatakan, pelayanan pemerintahan berbasis teknologi, termasuk AI tidak bisa dihindari seiring perkembangan zaman.

Karena itu, aparatur desa perlu mulai membekali diri dengan pemahaman dasar tentang teknologi digital agar ke depan tidak kesulitan saat sistem tersebut diterapkan secara menyeluruh.

BACA JUGA:Camat Nasal Bakal Data Warganya yang Tidak Sekolah

BACA JUGA:Hari Pertama Kerja, Kapolsek Muara Nasal dan Camat Nasal Kunker ke Desa

“Sekarang ini zamannya teknologi. Aparatur pemerintahan, termasuk di desa, harus mulai paham dan tahu cara menggunakan teknologi. Jangan sampai nanti ketika sistem sudah diterapkan, aparatur desa justru kebingungan karena belum mengenal dasar-dasarnya,” ujarnya.

Menurut Widyawati, pemanfaatan AI di lingkungan pemerintahan desa bukan untuk menggantikan peran aparatur, melainkan membantu mempermudah pekerjaan yang selama ini memakan waktu cukup lama.

Mulai dari pengelolaan data kependudukan, penyusunan laporan, pelayanan surat-menyurat, hingga pengarsipan dokumen, semuanya berpeluang dikerjakan dengan sistem digital yang lebih cepat, rapi, dan efisien.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan