Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Lebaran, Program MBG Diberhentikan Sementara Hingga 30 Maret

Mitra Dapur BGN perwakilan Yayasan Cahaya Sriwijaya, Kasmi Harasti mengatakan, program MBG dihentikan sementara selama libur lebaran berlangsung, Rabu 18 Maret 2026. --

BINTUHAN – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mulai diberhentikan sementara terhitung Rabu, 18 Maret 2026 dan akan kembali didistribusikan pada 30 Maret 2026. Penghentian ini dilakukan karena sekolah sedang libur dan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Di bawah naungan Mitra Dapur Badan Gizi Nasional (BGN) perwakilan Yayasan Cahaya Sriwijaya Desa Suka Bandung Kecamatan Kaur Selatan, sebanyak 39.922 penerima manfaat terdampak kebijakan ini. Rinciannya terdiri dari 3.768 penerima dari tingkat sekolah TK hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan 222 penerima manfaat dari kalangan balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (B3).

Mitra Dapur BGN perwakilan Yayasan Cahaya Sriwijaya, Kasmi Harasti mengatakan, seluruh penerima manfaat tersebut untuk sementara belum mendapatkan pendistribusian MBG selama masa libur berlangsung. Penghentian ini mengikuti instruksi dari BGN selama periode cuti bersama Idul Fitri.

BACA JUGA:Ratusan Dapur MBG di Jawa Barat Tidak Lagi Peroprasi, Ini Penyebab Utamanya!

BACA JUGA:Daftar 18 Dapur SPPG MBG di Probolinggo yang Dihentikan Sementara Oleh BGN

“Stop distribusi tanggal 18 Maret. Masuk kembali tanggal 30 Maret,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan penyesuaian terhadap jadwal libur sekolah, sehingga distribusi makanan bergizi kepada siswa dan kelompok sasaran lainnya dihentikan sementara waktu. Menurutnya, meskipun program dihentikan sementara, pihak mitra dapur tetap melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan MBG dapat kembali berjalan dengan lancar setelah masa libur berakhir.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar serta kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. 

BACA JUGA:Dinkes Kaur Lakukan Inspeksi Kesehatan di Dapur MBG, Apa Hasilnya?

BACA JUGA:Polres Kaur Dukung Program MBG, Kapolres Kaur Launching SPPG Kemala Bhayangkari

Dengan adanya program ini, kebutuhan gizi harian diharapkan dapat terpenuhi secara lebih baik dan merata. Karena itu, keberlanjutan program ini menjadi hal penting bagi masyarakat penerima manfaat.

Kasmi menambahkan, penghentian sementara ini hanya bersifat sementara dan tidak mempengaruhi keberlanjutan program ke depan. Setelah aktivitas sekolah kembali normal, distribusi MBG akan dilanjutkan seperti biasa.

"Masyarakat diharapkan dapat memahami kebijakan ini sebagai bagian dari penyesuaian selama masa libur Lebaran. Dengan demikian, program MBG tetap dapat berjalan optimal dan terus memberikan manfaat bagi penerima setelah libur berakhir," katanya. *

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan