Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Ini Kekurangan dan Kelebihan Infinix Note Edge

Ini potret penampakan ponsel Infinix Note Edge digadang-gadang bakal menjadi ponsel pendekatan desain dan spesifikasi yang berbeda dibandingkan seri Note sebelumnya. Sumber foto: koranradarkaur.id--

KORANRADARKAUR.ID – Infinix kembali meluncurkan tiga model smartphone terbaru, yakni Infinix Note 60, Infinix Note 60 Pro, serta satu model anyar yang cukup menyita perhatian, Infinix Note Edge.

Ketiganya dipastikan akan segera hadir di Tanah Air setelah lolos sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian serta sertifikasi Postel yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital.

Dari ketiga perangkat tersebut, Infinix Note Edge menjadi model yang paling menarik untuk dibahas. Pasalnya, smartphone ini disebut membawa pendekatan desain dan spesifikasi yang berbeda dibandingkan seri Note sebelumnya. Berdasarkan data yang tercantum di situs TKDN, Infinix Note Edge tercatat dengan kode model X6887 dan telah mendukung jaringan 5G untuk pasar Indonesia. Hal ini menandakan bahwa perangkat tersebut siap bersaing di segmen menengah dengan menawarkan konektivitas generasi terbaru.

BACA JUGA:Infinix GT 40 Pro Mengandalkan Chipset MediaTek Dimensity 8500

Berdasarkan berbagai bocoran spesifikasi yang beredar, Infinix Note Edge diperkirakan akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7100. Chip ini merupakan penerus dari Dimensity 7050 dan dirancang untuk memberikan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya yang lebih baik. Dimensity 7100 mengusung konfigurasi CPU octa-core dengan kecepatan maksimal hingga 2,4 GHz, yang diharapkan mampu menangani berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari aktivitas harian hingga multitasking dan hiburan.

Untuk mendukung kinerja chipset tersebut, Infinix Note Edge disebut akan dipadukan dengan RAM berjenis LPDDR5 serta memori penyimpanan UFS 3.1. Kombinasi ini tergolong modern di kelas menengah dan menjanjikan performa yang responsif, baik saat membuka aplikasi, memindahkan data, maupun menjalankan gim dengan grafis cukup berat. Selain itu, konfigurasi ini juga menjadi indikasi bahwa Infinix ingin menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih premium dibandingkan generasi sebelumnya.

Salah satu nilai tambah lain yang diusung Infinix Note Edge adalah komitmen dukungan perangkat lunak jangka panjang. Perangkat ini dikabarkan akan mendapatkan jaminan tiga kali pembaruan sistem operasi Android serta lima tahun pembaruan keamanan secara rutin. Kebijakan ini terbilang jarang ditemui di segmen smartphone menengah, terutama pada perangkat dengan harga yang diperkirakan tetap kompetitif.

Nama Edge yang disematkan di belakang perangkat ini juga menimbulkan rasa penasaran. Banyak yang memperkirakan bahwa embel-embel tersebut merujuk pada desain fisik ponsel, khususnya pada bagian layar dan bodi. Infinix Note Edge diprediksi akan mengombinasikan bodi yang tipis dengan layar 3D curved yang melengkung di sisi kanan dan kiri. Layar ini dikabarkan menggunakan panel AMOLED dengan resolusi 1,5K, sehingga diharapkan mampu menampilkan visual yang tajam, cerah, dan imersif.

BACA JUGA:Infinix Note Edge Siap Gegerkan Pasar Ponsel Indonesia

Bocoran gambar poster yang beredar semakin menguatkan dugaan tersebut. Dalam gambar tersebut, terlihat sebuah perangkat berwarna hijau dengan desain yang tampak elegan dan premium. Modul kamera belakang berukuran cukup besar menjadi salah satu elemen desain yang menonjol. Selain itu, slogan Where Elegance Meets Power turut mempertegas arah desain dan positioning Infinix Note Edge sebagai smartphone yang memadukan tampilan mewah dengan performa bertenaga. Bentuk pinggiran perangkat yang terlihat melengkung juga semakin menegaskan kesan tipis dan modern.

Dari sisi daya, Infinix Note Edge dikabarkan akan dibekali baterai berkapasitas 6.500 mAh. Kapasitas besar ini diharapkan mampu menunjang penggunaan seharian penuh, bahkan untuk aktivitas berat seperti streaming video, bermain gim, atau bekerja secara mobile. Tak hanya itu, perangkat ini juga disebut akan membawa kamera utama beresolusi 200 MP, serta dukungan konektivitas modern seperti WiFi 6 dan Bluetooth 5.4.

Meski menawarkan spesifikasi dan desain yang menjanjikan, Infinix Note Edge juga diperkirakan memiliki sejumlah kekurangan. Chipset Dimensity 7100 masih berada di kelas menengah dan bukan yang paling bertenaga di segmennya, sehingga performanya mungkin belum optimal untuk gim berat dengan pengaturan grafis tertinggi dalam jangka panjang. Desain layar melengkung yang menjadi daya tarik utama juga berpotensi menimbulkan sentuhan tidak disengaja serta membuat penggunaan pelindung layar menjadi kurang praktis. Selain itu, meski mengusung kamera beresolusi tinggi, kualitas hasil foto tetap akan sangat bergantung pada pemrosesan perangkat lunak yang belum teruji secara langsung. Antarmuka XOS khas Infinix juga kerap dinilai masih memiliki aplikasi bawaan yang cukup banyak, yang bagi sebagian pengguna bisa mengurangi kenyamanan.

Dengan kombinasi desain layar lengkung, spesifikasi mumpuni, serta dukungan jaringan 5G, Infinix Note Edge tetap berpotensi menjadi salah satu smartphone midrange paling menarik yang akan hadir di Indonesia dalam waktu dekat, meski calon konsumen tetap perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya sebelum memutuskan membeli. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan