Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Fatmawati Sosok Diratukan oleh Soekarno, Ini Alasannya

Fatmawati Sosok Diratukan oleh Soekarno. Sumber foto: koranradarkaur.id--

KORANRADARKAUR.ID -Tidak banyak yang mengetahui sosok pahlawan Nasional dari Bengkulu yaitu Fatmawati sebenarnya keturunan Kerajaan Indrapura Mukomuko dan sosok istri yang dimuliakan oleh sang proklamator.

Sang ayah, Hassan Din, adalah keturunan ke-6 dari Kerajaan Putri Bunga Melur. Putri Bunga Melur berarti putri yang cantik, sederhana, dan bijaksana.

Tidak mengherankan bila Fatmawati mempunyai sifat bijaksana dan mengayomi.

Walau berdarah bangsawan, Fatmawati kecil tidak dimanjakan. Ayahanda Fatmawati, Hassan Din, semula bekerja sebagai pegawai perusahaan Belanda, Bersomij, di Bengkulu, memilih menanggalkan jabatannya karena tak mau keluar dari Muhammadiyah.

Sejak itu, Hassan Din sering berganti usaha dan berpindah ke sejumlah kota di kawasan Sumatera bagian Selatan.

BACA JUGA:Hanya Fatmawati Istri Soekarno yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Namun ada yang menarik untuk dibahas, tempat istimewa Fatimah di kehidupan Soekarno. Dimana dalam buku otobiografinya berjudul Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat, Soekarno bahkan memberi satu bab khusus yang menggambarkan kehidupannya bersama Fatmawati.

Diketahui mereka menikah pada 1 Juni 1943 secara wali. Bung Karno yang kala itu sedang sibuk dengan berbagai tugas kenegaraan tak bisa berangkat ke kampung halaman Fatma si Bengkulu untuk mempersunting secara langsung. 

Di mana Bung Karno mengaku sangat bahagia ketika menerima kabar kelahiran anak pertamanya. Hingga kebahagiaan itu tak dapat digambarkan kesenangan batin yang ia terima dari sang istri.

Hal itu ketika ia menimang anak pertamanya, Guntur Soekarnoputra setahun setelah pernikahannya.

BACA JUGA:Mau Tau, Berapakah Jumlah Istri Soekarno? Terpaut 38 Tahun dengan Gadis Jepang

Fatmawati lah wanita pertama yang mampu memberikannya keturunan setelah sebelumnya menikah beberapa tahun dengan istri pertamanya, Siti Oetari.

Begitu pun dengan Inggit Garnasih, meski telah berumah tangga selama 20 tahun namun mereka belum dikaruniai keturunan.

Ditahun berikutnya Fatmawati melahirkan seorang putra. Aku tidak sanggup menggambarkan kegembiraan yang diberikannya kepada ku.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google