Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Program Swasembada Pangan, 31 Hektar Lahan Rampung Tanam Padi Gogo

Kadis Pertanian Kaur Dodi Haryono, S.TP menjelaskan jumlah petani yang telah melakukan penanaman padi gogo, Selasa, 10 Juni 2025. Sumber foto : UJANG/RKa--

BINTUHAN – Sebagai upaya mendukung swasembada pangan di Kabupaten Kaur, bulan Mei-Juni 2025, sudah ada 31 hektare dari 40 Ha sudah melakukan penanaman padi gogo di lima kecamatan. 

Dengan telah dilaksanakan penanaman padi gogo ini, dalam waktu tiga bulan ke depan para petani akan melaksanakan panen.

“Untuk penanaman padi gogo pada bulan Mei-Juni 2025 ada 31 Ha yang tersebar di lima Kecamatan. Mulai dari Kecamatan Nasal, Padang Guci Hulu, Tanjung Kemuning, Tetap dan Kecamatan Luas,” kata Plt Kadis Pertanian Kaur, Dodi Haryono, S.TP, Selasa, 10 Juni 2025.

Dikatakannya, adapun 31 Ha yang saat ini sudah melakukan penanaman padi gogo nantinya bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

BACA JUGA:Tradisi Khasa Suku Semende, Tanam Padi Sawah Sekali Setahun

Selain itu, mengingat lahan yang ada di Kabupaten Kaur masih sangat banyak lahan kering, maka budidaya penanaman padi gogo sangat bagus dilakukan. 

Untuk memberikan motivasi ke seluruh petani, Wabup Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I secara resmi melakukan penanaman padi gogo. 

Lanjutnya, selain penanaman padi gogo, dalam waktu dekat petani sawah juga akan turun ke sawah melaksanakan penanaman. Saat ini para petani sedang melakukan penyemaian bibit padi. Dengan kembali akan dilaksanakan penanaman padi sawah, bisa meningkatkan swasembada pangan di Kabupaten Kaur. 

BACA JUGA:Kaur Banyak Sawah Tadah Hujan, Wabup Hamid Turun Gunung, Ajak Petani Tanam Padi Gogo

Agar hasil pertanian bisa lebih meningkat, petugas Dispertan Kabupaten Kaur diminta untuk senantiasa mendampingi seluruh petani yang ada di Kaur dalam melakukan perawatan tanaman petani. Jangan sampai ada petani yang mengalami kesulitan dalam mengatasi hama yang menyerang tanam tumbuhnya. 

Ditambahkan Dodi, seluruh petugas Dispertan Kaur diminta senantiasa mendampingi para petani, baik itu petani pagi gogo maupun petani sawah yang saat ini telah melaksanakan penanaman padi.

Dengan pendampingan yang dilakukan, apabila petani mendapatkan kesulitan dalam mengatasi hama, bisa konsultasi dengan petugas pertanuan di lapangan. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan