Pemda Kaur Ajukan Bantuan Mobil Damkar ke 2 Provinsi Ini
Wabup Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I menjelaskan usulan tentang bantuan mobil Pemadam Kebakaran, Selasa, 20 Mei 2025. Sumber foto : UJANG/RKa --
BINTUHAN - Untuk mendapatkan bantuan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), Pemda Kaur akan melakukan negosiasi atau permohonan ke Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Untuk proposal saat ini masih dalam proses dan nantinya akan disampaikan langsung. Sehingga mobil Pemadam Kebakaran Kaur bisa bertambah.
“Untuk usulan saat ini masih dalam proses dan masih dalam negosiasi. Apabila waktu sudah tepat, proposal tersebut akan langsung disampaikan,” kata Wabup Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I, Selasa 20 Mei 2025.
BACA JUGA:Setiap Tahun Bengkulu Selatan Darurat Kebakaran, Awal 2025 Sudah 4 Kejadian, Damkar Minta Perhatian
Dikatakan Wabup, sebelumnya sudah ada pembahasan atau komunikasi bersama Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Kabupaten Kaur dengan dua Provinsi tersebut memiliki ikatan yang bagus, yang mana hasil bumi yang ada di Kaur dijual di dua Provinsi tersebut, seperti kelapa, udang tambak, ikan maupun yang lainnya.
Dengan adanya ikatan tersebut, bisa memudahkan dalam meminta bantuan dari kedua Provinsi tersebut.
Lanjut Wabup, mobil Damkar di Kabupaten Kaur saat ini sangat dibutuhkan. Karena musibah kebakaran yang terjadi tidak diketahui kapan.
Mengingat saat ini Kaur baru memiliki dua unit Damkar, jumlah tersebut sangat kurang.
BACA JUGA:Kaur Bakal Terima Tiga Unit Mobil Damkar, Ini Penjelasan Arsan Adelin
Langkah yang dilakukan agar bisa mendapatkan tambahan Damkar, yakni negosiasi dengan meminta bantuan ke dua Provinsi tersebut. Mudah-mudahan dengan koordinasi yang baik, Kabupaten Kaur nantinya mendapatkan bantuan.
“Negosiasi untuk mendapatkan bantuan mobil Damkar sudah dilakukan. Tetapi untuk kepastian tentunya akan menunggu apakah diberikan bantuan atau sebaliknya,” jelas Wabup.
Ditambahkannya, dua unit mobil Damkar yang ada saat ini belum bisa meng-cover seluruh wilayah Kabupaten Kaur.
Sehingga terkadang korban musibah kebakaran tidak bisa diselamatkan karena keterlambatan armada.