Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Pantai Dakem Memprihatikan, Kini Jadi Langganan Banjir

Beginilah kondisi wisata Pantai Dakem Desa Tanjung Agung Kecamatan Maje, Kamis 24 April 2025. -Sumber Foto: koranradarkaur.id-

MAJE -  Sempat menjadi wisata andalan Kabupaten Kaur. Kini kondisi Pantai Danau Kembar (Dakem) Desa Tanjung Agung Kecamatan Maje memperihatinkan, Kamis 24 April 2025.

Terpantau sejumlah fasilitas umum banyak ditemui rusak seperti gazebo, jalan hingga beton pembatas antara danau dan daratan.

Struktur yang sebelumnya menjadi penahan air kini hancur dan tergerus, mengancam stabilitas kawasan wisata. Tak hanya itu, sejumlah pohon cemara disekitar wisata yang selama ini menjadi daya tarik dan peneduh alami di kawasan tersebut kini banyak tumbang.

Kades Tanjung Agung, Herlen Sumarni, S.Pd, menjelaskan bahwa kerusakan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan perlahan akibat faktor alam seperti angin kencang dan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa pihak desa bukannya lalai dalam melakukan perawatan, namun kondisi alam yang sulit diprediksi menjadi penyebab utama kerusakan.

BACA JUGA:Pantai Dakem Belum Siap Tampung Pengunjung Libur Nataru, Begini Kondisinya

BACA JUGA:Pascadihantam Banjir, Aktivitas Pantai Dakem Kini Mati Suri

“Kami mengakui bahwa saat ini banyak fasilitas di Dakem rusak. Namun perlu diketahui, kerusakan ini bukan karena kurang perawatan, melainkan karena pengaruh alam yang terus-menerus. Hingga saat ini belum ada solusi konkret dari pemerintah untuk mencegah banjir dan bencana masuk ke kawasan wisata,” jelas Herlen.

Meski demikian, ia tetap optimis. Pemerintah Desa Tanjung Agung berkomitmen akan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Kaur untuk melakukan perbaikan dan menghidupkan kembali wisata Pantai Dakem.

Upaya ini dilakukan demi menjaga eksistensi destinasi yang menjadi salah satu tumpuan ekonomi dan tempat berlibur masyarakat.

“Pantai Dakem bukan sekadar tempat wisata, tapi juga tempat untuk merilekskan pikiran. Kami akan terus berupaya mengembalikannya seperti semula,” tutupnya.

Untuk kepastian kapan wisata Pantai Dakem akan diperbaiki dan dihidupkan kembali belum dapat dipastikan.

Karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar, sedangkan saat ini pemerintah sedang fokus pada beberapa program nasional. Antara lain, Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan.

"Kami belum bisa sebutkan kapan akan dilaksanakan perbaikan ini. Tapi yang jelas kami akan secepatnya meminta bantuan Pemerintahan Daerah dalam perbaikan wisata ini. Karena wisata Dakem merupakan salah satu tumpuan ekonomi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," terangnya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan