Abu Nawas Berulah Lagi, Bikin Raja dan Menteri Panik Gegara Kulit Ketupat! Ini Cerita Serunya!

Cerita Abu Nawas.-Sumber foto : koranradarkaur.id-
"Saya sudah memeriksa di semua pasar. Kulit ketupat kosong," ungkap Abu Nawas.
Mendengar jawaban Abu Nawas, Menteri Ihsanuddin sangat terkejut. Tanpa bertanya lebih lanjut, ia bergegas menuju istana untuk melaporkan agar Raja senang.
"Baginda, saya membawa kabar baik dan buruk. Yang mana yang Baginda ingin dengar terlebih dahulu?" tanya menteri.
"Apa kabar baiknya?" tanya Raja.
"Semua kebutuhan pokok ada di pasar," jawab menteri.
"Kabar buruknya?" tanya Raja dengan rasa ingin tahu.
"Kabar buruknya, hanya kulit ketupat yang tidak ada di pasar. Entah hilang atau ada yang menimbun," jawab menteri dengan yakin.
Mendengar laporan itu, Raja segera mengerahkan pasukannya untuk memotong pelepah kurma dan membuat kulit ketupat dalam jumlah banyak.
Ia ingin memenuhi pasar dengan kulit ketupat agar para penimbun merasa rugi.
Namun, Raja merasa tidak puas. Ia langsung pergi ke pasar untuk memeriksa kebutuhan pokok. Betapa terkejutnya Raja ketika melihat banyak orang yang menjual kulit ketupat.
"Bagaimana ini, pak menteri? Di pasar ternyata banyak kulit ketupat!" tanya Raja, penuh keheranan.
Menteri Ihsanuddin juga terkejut. "Tetapi tadi Abu Nawas bilang di semua pasar kulit ketupat tidak ada," jawabnya dengan terbata-bata.
Ia kemudian memanggil Abu Nawas. "Abu Nawas, kamu bilang kulit ketupat tidak ada, bagaimana sekarang kok banyak sekali?" tanya menteri dengan nada marah.
"Benarkah itu?" tanya Raja sambil menatap tajam Abu Nawas.
Abu Nawas dengan tenang mengambil beberapa kulit ketupat dari pedagang dan memberikannya kepada Menteri Ihsanuddin dan Raja.